RELUNG.ID – Patrick Kluivert yang dianggap memiliki citra buruk, tak menggoyahkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk merekrutnya sebagai pelatih.
Hal ini pun mengundang pro dan kontra terhadap keputusan PSSI tersebut.
Menanggapi citra buruk tersebut, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya telah mendengar bermacam tuduhan yang melibatkan nama Patrick Kluivert ini, mulai dari kasus pelecehan seksual, utang judi kepada geng kriminal yang nominalnya disebut mencapai Rp16 miliar. Serta tuduhan pengaturan pertandingan.
Meski demikian, faktanya Patrick Kluivert lolos dari semua tuduhan-tuduhan tersebut.
“Kalau dia terlibat match fixing ataupun pengaturan skor atau apapun yang berhubungan judi dengan itu, sudah pasti orangnya di-blacklist di Eropa,” katanya, Rabu kemarin (8/1)
Dia mengaku, jika Kluivert ini di blacklist tentu pihaknya tidak mungkin memanggilnya untuk dijadikan sebagai pelatih Timnas Indonesia.
“klir ya, jadi tidak di blacklist,” ungkapnya.
Untuk diketahui, melalui media sosialnya, PSSI mengumumkan pelatih baru Timnas Indonesia yaitu Patrick Kluiver. Nantinya, pelatih baru ini akan tiba di Indoneia pada 11 Januari mendatang dan akan diperkenalkan kepada publik keesokan harinya. (YIP)

