Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Mitigasi Konflik Gajah Liar-Manusia, Belantara Foundation Fokus Tiga Aspek
Regional

Mitigasi Konflik Gajah Liar-Manusia, Belantara Foundation Fokus Tiga Aspek

alwiBy alwi28/01/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi gajah. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Belantara Foundation terus berupaya melakukan mitigasi konflik gajah liar dan manusia di Desa Jadi Mulya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Dalam mitigasi tersebut, Belantara Foundation berfokus pada tiga aspek, yaitu pelatihan penanganan, penyadartahuan dan edukasi.

Baca juga :   Harga Cabai hingga Bawang Naik di Sumsel, Ternyata Bukan Karena Stok Menipis

Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr Dolly Priatna dikutip dari keterangan resminya, Selasa (28/1).

Dia mengatakan, pada aspek pelatihan mitigasi konflik, pihaknya memberikan pelatihan kepada masyarakat di lima desa yang diikuti setidaknya 75 orang.

Tujuannya agar masyarakat bisa menangani konflik gajah secara mandiri sebelum petugas berwenang datang. Lima desa yang menjadi mitra Belantara yaitu Desa Jadi Mulya, Desa Simpang Heran, Desa Banyu Biru, Desa Sri Jaya Baru, dan Desa Suka Mulya.

Baca juga :   Mendagri Izinkan Pemda Gelar Rapat di Hotel, Herman Deru: Berikan Napas Baru bagi Pengusaha

“Saat ini telah terbentuk setidaknya tiga kelompok masyarakat yang bertugas sebagai tim mitigasi konflik di Desa Jadi Mulya, Desa Simpang Heran dan Desa Banyu Biru,” katanya.

“Selain meningkatkan kapasitas melalui pelatihan, kami juga mendukung pembangunan infrastruktur berupa dua unit menara pantau gajah di Desa Jadi Mulya dan Desa Simpang Heran, sebagai sarana pendukung dalam mitigasi konflik manusia-gajah,” jelasnya.

Saat ini, Belantara Foundation juga telah meresmikan menara pantau gajah liar serta menyerahkan peralatan mitigasi konflik manusia-gajah kepada masyarakat Desa Jadi Mulya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Baca juga :   Kebakaran Hebat Terjadi di Muba, Hanguskan Rumah, Mobil dan Motor

Peratalan tersebut berupa enam unit Handy Talkie, satu unit teropong, serta 31 unit meriam karbit portabel dan 31 unit senter.

Kemudian, dalam aspek penyadartahuan dan pendidikan, Belantara Foundation melibatkan pendongeng untuk melakukan penyadartahuan dan edukasi tentang pentingnya hidup harmonis antara manusia dengan gajah sumatra.

Kegiatan itu diikuti lebih kurang 400 siswa dan 60 guru yang berasal dari tujuh Sekolah Dasar (SD) yang ada di lima desa di Kabupaten OKI. Sebagai tindak lanjutnya, terdapat penyusunan buku modul kurikulum muatan lokal untuk siswa SD kelas 4 sampai 6 tentang pelestarian gajah sumatra dan habitatnya.

Baca juga :   Denada Akhirnya Buka Suara Soal Ressa, Akui Rasa Bersalah Mendalam

Aspek ketiga, menyiapkan sedikitnya lima tempat menggaram bagi gajah liar di beberapa koridor ekologis di Lanskap Padang Sugihan.

Dolly menuturkan tempat menggaram (salt licks) artifisial itu amat penting bagi gajah sumatra untuk pemenuhan kebutuhan mineral yang menjadi nutrisi tambahan bagi gajah. Tempat menggaram itu akan mendorong gajah untuk tetap berada di dalam koridor, untuk membantu mencegah gajah masuk ke pemukiman masyarakat.

Sampai saat ini, pihaknya juga memasang setidaknya delapan unit kamera jebak di depan tempat jilatan garam untuk merekam aktivitas gajah di area tersebut. Selain itu, juga dengan menanam tanaman sereh wangi pada areal seluas 2 hektare di pinggir desa.

Baca juga :   Korupsi Dana Desa Rp 1 Miliar, Mantan Kades Lirik Ditangkap Polisi



Tanaman sereh wangi itu harapannya menjadi barrier atau penghalang untuk mencegah gajah liar masuk ke pemukiman warga. Sereh wangi merupakan salah satu tanaman yang aromanya tidak disukai gajah.

“Kami akan terus mendorong dan mengajak para pihak yang lebih luas lagi, seperti pemerintah, sektor swasta, dan media, untuk bahu-membahu dan berkontribusi pada program mitigasi konflik manusia-gajah. Kami berharap program ini dapat memperkuat program konservasi gajah yang telah dilakukan pemerintah sehingga dapat tercipta harmonisasi dan koeksistensi antara manusia dengan gajah di Lanskap Padang Sugihan, Kabupaten OKI, Sumatra Selatan,” tutupnya.

Polisi Hutan Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Sumsel, Ruswanto, mengapresiasi program Belantara Foundation ini. Ia menyatakan bahwa pembangunan menara pantau dan sumbangan peralatan mitigasi memperkuat sarana dan prasarana untuk menghadapi konflik manusia-gajah.

Baca juga :   Jelang Arus Mudik, Polda Sumsel Lakukan Persiapan Operasi Ketupat Musi 2025

“Gajah sumatra merupakan satwa liar yang dilindungi sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018. Statusnya juga kritis (Critically Endangered) menurut IUCN. Inisiatif ini sangat membantu upaya pemerintah dalam melestarikan gajah sekaligus mengurangi konflik dengan masyarakat,” katanya.

Sekretaris Desa Jadi Mulya, Heryanto, mengungkapkan bahwa dukungan dari Belantara Foundation telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Menara pantau ini sangat membantu mendeteksi kehadiran gajah sejak jauh dari batas desa, sehingga kami bisa menghalau gajah sebelum masuk ke permukiman. Selain itu, pelatihan yang diberikan meningkatkan kemampuan kami untuk hidup berdampingan secara harmonis dengan gajah,” ujarnya.

Heryanto berharap kerja sama yang berkelanjutan dengan Belantara Foundation dan para pihak terkait dapat mewujudkan kehidupan harmonis antara masyarakat dengan gajah di Desa Jadi Mulya. “Kami ingin hidup dan bertani tanpa rasa khawatir, sehingga koeksistensi yang berkelanjutan bisa tercapai,” pungkasnya. (ADM)

Belantara Foundation Konflik Gajah Liar-Manusia OKI Padang Sugihan Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolisi Segera Rampungkan Berkas Perkara Penganiayaan Dokter Koas di Palembang
Next Article Dibiayai Google, Pebble Hadirkan Kembali Jam Pintarnya
alwi

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20262 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,928 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,800 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,773 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?