Sesosok mayat pria ditemukan ngapung diperairan sungai Musi tepatnya di dermaga Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang Jumat (23/12) sekitar pukul 13.47 WIB. Jasad tersebut pertama kali ditemukan seorang perempuan yang sedang berada disekitar dermaga.
“Yang pertama kali melihat ada mayat ibu ibu, katanya ada tangan ditumpukan eceng gondok. Lalu dia memanggil orang untuk memastikan apakah memang tangan manusia yang dia lihat,” ujar saksi Zikky saat ditemui di dermaga.
Setelah dilihat lebih dekat lagi ternyata bukan hanya tangan tapi terlihat juga kepala dan tubuh manusia yang mengambang. Sedangkan bagian kaki dan setengah badannya tertindih batang kayu.
“Kondisi mayat itu sudah membengkak dan berwarna hitam,”tambahnya.
Setelah dipastikan yang mengapung tersebut mayat, warga pun langsung menginformasikannya ke anggota Ditpolairud Polda Sumsel yang kebetulan sedang berpatroli di sungai Musi untuk pengamanan Nataru.
Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Andreas Kusmaedi mengatakan anggotanya sedang berpatroli dan pengecekan kesiapan operasi lilin natal dan tahun baru disekitar perairan sungai Musi.
“Namun saat berpatroli ada warga yang melapor ada penemuan mayat di dekat dermaga,” tutur Direktur Kombes Pol Andreas Kusmaedi saat ditemui di dermaga Ampera.
Dari informasi tersebut dirinya bersama anggota lainnya langsung mendatangi lokasi dan ternyata benar terdapat mayat mengapung di tumpukan eceng gondok. Mayat yang ditemukan tersebut berjenis kelamin laki-laki namun belum diketahui identitasnya.
“Dugaan sementara mayat tersebut sudah satu hari atau dua hari karena kondisi badanny tadi sudah membengkak,” ujarnya.
Selanjutnya jenazah langsung dievakuasi menggunakan kapal patroli Ditpolairud untuk dibawa ke pelabuhan bombaru dan selanjutnya akan dilakukan otopsi di rumah sakit Bhayangkara Palembang.

