Untuk mendukung eksistensi Pondok Pesantren (Ponpes) khususnya di Musi Banyuasin (Muba). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba bakal menganggarkan biaya operasional ponpes hingga Rp15 miliar di tahun depan.
Hal ini diungkapkan Pj Bupati Muba, Apriyadi saat peringatan hari Santri Nasional di Kecamatan Sungai Lilin, Senin (24/10).
“Komitmen kerjasama ini kita wujudkan dengan bantuan operasional kepada pondok pesantren di Kabupaten Muba yang insyaallah akan kita alokasikan sebesar Rp15 Miliar di tahun 2023,” katanya.
Dia juga meminta DPRD Muba juga mendukung program pemerintah dalam rangka bersinergi dengan ponpes di Muba. Serta meminta seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kondisi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Muba, sesuai tema Peringatan Hari Santri Nasional Pondok Pesantren tahun ini “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan”.
“Mari kita tingkatkan solidaritas antar umat beragama dan antara agama. Karena dengan suasana kondusif kita bisa membangun kabupaten yang kita cintai ini lebih baik lagi,” jelas dia.
Sementara, Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Muba KH Asep Nur Muhammad Hidayat mengatakan, peringatan Hari Santri Nasional sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW itu diikuti empat kecamatan yang tergabung dalam zona empat yakni Kecamatan Sungai Lilin, Babat Supat, Keluang dan Kecamatan Lais, dengan total peserta sebanyak 28 Pondok Pesantren.
“Ini menandakan pemerintah peduli ponpes di Muba, ini menandakan kesepahaman antara ulama dan umaro, mudah-mudahan kita terus maju membangun Muba di masa depan,” pungkasnya.

