Komisi Pemilihan Umum (KPU) Musi Banyuasin (Muba) menyebutkan setidaknya butuh 70 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 687 Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk menyukseskan Pemilu 2024.
Hal ini terungkap dalam sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad hoc (SIAKBA) kepada masyarakat.
Aplikasi itu dinilai sangat penting karena di dalamnya terdapat cara dan syarat bagi masyarakat yang hendak menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
“Ya, aplikasi SIAKBA ini menjadi bukti transparansi KPU kepada publik. Salah satunya soal perekrutan PPK dan PPS,” ujar Anggota Komisioner KPU Muba Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Maryani.
Meski masih menunggu pembukaan dari KPU terkait perekrutan PPK dan PPS. Pihaknya telah menghitung jumlah atau berapa banyak orang yang nantinya akan direkrut.
“Kita butuh 70 PPK untuk 14 Kecamatan karena pernah kecamatan 5 orang anggota. Lalu kita butuh 687 anggota PPS untuk 229 desa, dimana masing-masing desa terdapat 3 anggota PPS,” jelas dia.
Perekrutan anggota PPK dan PPS ini dilakukan secara terbuka dan dapat dilihat melalui aplikasi SIAKBA. Dimana proses pengajuan lamaran dilakukan calon anggota secara online.
“Nanti, saat pendaftaran ada calon anggota PPK atau PPS yang kurang mengerti atau mengalami kendala. Bisa mendatangi KPU Muba secara langsung, nanti akan kita bantu, sebab kita ada operatornya,” pungkasnya.
