RELUNG.ID — Wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara diguncang banjir parah akibat hujan deras yang terjadi pada Selasa (16/04).
Sungai Rupit dan Sungai Rawas meluap, menyebabkan genangan air membanjiri pemukiman warga, merusak infrastruktur, dan menutup akses jalan.
Akibatnya, satu orang dilaporkan hilang, identitasnya adalah Tain (70 tahun), warga Desa Lubuk Kumbung, Kecamatan Karang Jaya.
Banjir ini telah mengakibatkan kerusakan berat pada 6 jembatan gantung, 49 rumah rusak parah, dan 2.839 rumah terendam, dengan ketinggian air mencapai 80 cm – 1 meter. Kecamatan yang terdampak meliputi Karang Jaya, Rupit, Ulu Rawas, dan Rawas Ulu.
Pada petang Selasa (16/04), Basarnas Palembang menerima laporan dari BPBD Muratara mengenai musibah banjir ini.
Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin menyebutkan pihaknya telah memerintahkan tim rescue untuk bergerak ke lokasi, dengan fokus pada evakuasi warga terdampak dan pencarian satu orang yang dilaporkan hilang.
“Pagi ini (17/04), tim rescue Basarnas Palembang bergabung dengan unsur SAR gabungan, termasuk TNI/Polri, BPBD, dan Pemda setempat untuk melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet menuju tempat yang lebih aman. Proses pencarian terhadap orang yang hilang juga sedang dilakukan, “kata dia.
Raymond Konstantin menyatakan bahwa ketinggian air sudah mulai surut, namun upaya evakuasi dan pencarian tetap berlanjut. Hingga saat ini, sekitar 100 orang telah dievakuasi. Dalam proses evakuasi, prioritas diberikan kepada bayi, anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
“Tim SAR gabungan akan terus melakukan upaya evakuasi dan pencarian hingga semua warga terdampak banjir dinyatakan aman. Detik per detik, mereka berupaya memberikan bantuan dan harapan bagi masyarakat yang terkena dampak banjir di Musi Rawas Utara, ” kata dia. [RG]

