RELUNG.ID — Minat wisatawan mancanegara terhadap sejarah Palembang terus meningkat. Dinas Kebudayaan Kota Palembang mencatat sebanyak 223 turis asing telah mengunjungi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II sepanjang 2025. Angka ini menunjukkan museum yang berada di tepian Sungai Musi tersebut semakin menjadi rujukan wisata budaya dunia.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sulaiman Amin mengungkapkan, wisatawan asing datang untuk menelusuri jejak kejayaan Sriwijaya dan Kesultanan Palembang, dua peradaban besar yang menjadi fondasi lahirnya kota tertua di Indonesia itu.
“Mereka ingin menyaksikan langsung jejak sejarah kebesaran Sriwijaya dan Kesultanan Palembang,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Untuk memperkaya pengalaman wisata, pemerintah daerah tengah menyiapkan inovasi baru. Museum SMB II akan menghadirkan studio dan ruang imersif lima dimensi yang menayangkan film sejarah.
Teknologi tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung, terutama generasi muda yang menginginkan pengalaman wisata interaktif.
“Kami ingin museum menjadi ruang edukasi sekaligus hiburan berteknologi modern, sehingga sejarah dapat disajikan lebih menarik dan dekat dengan anak muda,” kata Sulaiman.
Dinas Kebudayaan menargetkan 30.000 pengunjung sepanjang 2025. Hingga awal November, jumlah kunjungan baru mencapai 12.500 orang, dengan pendapatan retribusi Rp58 juta dari target Rp80 juta.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa turut mendorong masyarakat untuk mengunjungi museum, terutama kalangan pelajar. Menurutnya, mengenalkan sejarah sejak dini penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap daerah dan pahlawan lokal.
“Pelajar kita harus memahami perjuangan para pahlawan Palembang. Kalau ada waktu luang, manfaatkan untuk belajar sejarah di museum,” tegasnya.[THQ]

