Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Musim Hujan Jadi Alarm Dini, Sumsel Perkuat Perang Melawan DBD
Regional

Musim Hujan Jadi Alarm Dini, Sumsel Perkuat Perang Melawan DBD

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda19/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi nyamuk DBD. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Memasuki awal tahun 2026, ancaman demam berdarah dengue (DBD) kembali menjadi perhatian serius di Sumatera Selatan. Dinas Kesehatan Sumsel memprediksi lonjakan kasus akan mencapai titik tertinggi pada Januari hingga Februari, seiring masih berlangsungnya puncak musim hujan.

Kondisi cuaca basah dinilai menciptakan lingkungan ideal bagi nyamuk aedes aegypti untuk berkembang biak. Genangan air di sekitar permukiman menjadi faktor utama meningkatnya risiko penularan penyakit yang setiap tahun mengintai masyarakat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa Ogatiyah, mengatakan tren tahunan menunjukkan pola yang konsisten, di mana kasus DBD cenderung melonjak saat curah hujan berada di level tertinggi.

“Peningkatan tempat perindukan nyamuk sudah mulai sejak November. Desember biasanya menjadi fase penularan tinggi, dan Januari–Februari adalah periode yang paling rawan,” ujarnya, Kamis (19/1/2026).

Menghadapi potensi lonjakan tersebut, Dinkes Sumsel tidak hanya mengandalkan langkah konvensional. Salah satu strategi yang diperkuat adalah pemanfaatan bakteri wolbachia sebagai metode pengendalian biologis nyamuk penular DBD.

Wolbachia bekerja dengan menghambat kemampuan nyamuk membawa dan menularkan virus dengue kepada manusia. Selain aman bagi lingkungan, teknologi ini dinilai efektif sebagai solusi jangka panjang.

“Palembang menjadi salah satu daerah percontohan dalam perluasan program wolbachia dari total 25 kabupaten/kota di Sumsel,” jelas Ira.

Meski inovasi terus dikembangkan, Dinkes Sumsel menekankan bahwa keterlibatan masyarakat tetap menjadi faktor penentu. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin, seperti menguras, menutup, dan mendaur ulang wadah air, dinilai masih menjadi langkah paling efektif di tingkat rumah tangga.

Warga juga diimbau tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala awal DBD, seperti demam tinggi mendadak, nyeri sendi dan otot, sakit kepala, hingga muncul bintik merah pada kulit.

“Deteksi dan penanganan dini sangat menentukan keselamatan pasien,” katanya.[THQ]

DBD Dinkes Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePenumpang KAI Divre III Palembang Tembus 14 Ribu Orang Sepanjang Libur Panjang Isra Miraj 2026
Next Article Soroti Banjir, Ketertiban dan Kebersihan Kota, Wali Kota Pagar Alam Tegur Tiga OPD
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,873 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,719 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?