RELUNG.ID – Musim kemarau telah terjadi sejak beberapa bulan terakhir.
Akibatnya, sumur warga di beberapa desa Pagaralam pun mulai mengering.
Kini, warga Pagaralam mulai kesulitan air bersih untuk kebutuhan mereka sehari-hari.
Baca Juga: Siap Diluncurkan Secara Global, Ini 7 Fitur dan Kecanggihan Xiaomi Watch 2 Pro
Warga Simpang Bacang Dempo Tengah, Andi Andrian mengatakan, kondisi ini sudah berlangsung sejak dua bulan lalu dan setiap hari ia dan warga desanya dan desa yang terdampak setiap hari harus susah payah mendapatkan air bersih untuk konsumsi sehari-hari.
Selain itu, pipa PDAM sudah lama tidak berfungsi dan tidak mengalirkan air sejak di bangun dan masyarakat belum pernah sama sekali menikmati fasilitas tersebut.
“Pipa PDAM di sini sudah tidak fungsinya karena tidak ada air yang mengalirinya sejak empat tahun pasang hingga saat ini,” kata Suwarno, Selasa (26/9).
Baca Juga: Huawei Bersiap Meluncurkan Seri Nova 12, Berikut Bocoran Spesifikasinya
Suwarno juga mengeluhkan belum adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan tersebut dimana ia berharap agar pemkot Pagar Alam dapat mencarikan solusi untuk meringankan kesulitan warga.
Apalagi air bersih adalah salah satu kebutuhan pokok yang wajib terpenuhi untuk kebutuhan sehari-hari.
“Hingga saat ini belum ada perhatian dari pemerintah padahal kami sangat membutuhkan air bersih karena jika harus terus membeli dari luar akan menambah beban hidup kami,”keluh Suwarno.
Baca Juga: Dinilai Berkontribusi Tingkatkan Pertanian di Sumsel, Lima Daerah Ini Dapat Penghargaan
Menanggapi hal tersebut, Camat Dempo Tengah Burako Bangun mengaku telah memerintahkan para Lurah untuk mengecek kondisi warga untuk memastikan apa saja yang harus segera dilakukan mengatasi persoalan ini.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan PDAM dan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR untuk mengecek suplai air di kawasan tersebut,” pungkasnya.

