Badan Meteorologi, Klomatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim penghujan datang lebih awal di tahun 2023 ini. Tak heran beberapa titik mulai diguyur hujan deras.
Seiring hal tersebut, potensi banjir menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi setiap pengendara. Karena, dapat menimbulkan beberapa kerusakan. Untuk itu, saat banjir kamu perlu berhati-hati dan mengetahui kemungkinan kerusakan apa saja yang dapat terjadi pada kendaraanmu.
Berikut 5 jenis kerusakan mobil akibat banjir;
1.Kerusakan mesin.
Kerusakan pada mesin yang umum terjadi akibat banjir adalah Water Hammer. Water Hammer adalah keadaan dimana ruang bakar terkontaminasi air sehingga menyebabkan piston berlubang atau bengkok, hal ini disebabkan karena piston tidak dapat mengkompresi air. Biasanya hal ini paling sering dialami mobil yang nekat menerobos banjir atau menghidupkan mobil secara paksa saat keadaan terendam.
Jika kendaraan terendam banjir mencapai setinggi kap mesin, sebaiknya jangan menyalakan kendaraan karena hal tersebut akan menyebabkan kerusakan parah seperti korsleting atau kerusakan lain pada komponen elektrikal mobil.
2.Kerusakan di bodi mobil.
Air merupakan musuh dari logam. Artinya, bodi mobil rentan berkarat saat terendam banjir. Air akan masuk ke dalam celah-celah mobil yang sulit dijangkau. Air kotor yang dibawa banjir bisa saja mengandung bahan kimia atau zat asam yang mempercepat korosi mobil. Jika hal ini terjadi, akan timbul banyak karat-karat pada bodi mobil.
3.Kerusakan di sektor sistem kelistrikan.
Komponen kelistrikan menjadi komponen yang paling rentan bila terkena banjir. Ketika mobil sudah terendam genangan air, komponen-komponen yang ada pada mobil dapat rusak seketika akibat masuknya air ke bagian ruang mesin, terlebih lagi jika air tersebut mengandung lumpur. Salah satunya adalah ECU (Electronic Control Unit), jika terjadi kerusakan pada ECU yang menjadi otak mobil, aki, kabel-kabel, motor starter, dinamo, dan lain sebagainya, perlu dilakukan pengecekan secara menyeluruh, jika tidak dilakukan maka akan menyebabkan potensi korslet yang memicu kebakaran.
4.Kerusakan di interior mobil.
Interior mobil menjadi sektor yang paling sulit dikembalikan seperti sedia kala jika mobil terendam banjir. Dashboard, jok, plafon, doortrim, karpet, dan lainnya akan mengalami kerusakan parah. Meskipun dikeringkan tetap saja akan meninggalkan bekas banjir di setiap sisinya, mengingat banjir merupakan air kotor.
5.Kerusakan di sektor kolong mobil.
Sektor kolong seperti kaki-kaki mobil sudah pasti wajib dicek saat mobil menjadi korban banjir. Misalnya saja bearing roda, rem, dan kopling. Air yang masuk ke komponen tersebut bakal mempercepat keausan pada komponen. Kopling yang terendam bisa menyebabkan karat dan membuat perpindahan gigi menjadi selip. Begitu pun dengan rem. Kotoran lumpur dari banjir bisa menghambat kerja sistem rem. Seal dan piston rem akan cepat rusak sehingga bisa membuat ban terkunci.
Pastikan terus merawat mobil anda, khususnya di musim penghujan ini ya!

