RELUNG.ID – Layanan streaming video, Netflix mengalami pemadaman, Kamis (2/3).
Akibat pemadaman tersebut, layanan streaming Netflix terganggu pada ribuan penggunanya.
Demikian diketahui dari situs web pelacakan pemadaman Downdetector.com. Gangguan ini dilaporkan pada siang hari tercatat setidaknya ada 1.800 laporan di Downdetector. Dimana, sekitar 55 persen pengguna melaporkan masalah dengan situs web, menurut Downdetector.
Meski demikian, belum ada tanggapan dari pihak Netflix.
Baca Juga: Misteri Siapa Ibu Kandung Luffy! Terungkap di One Piece 1077
Seperti diketahui, Netflix memiliki lebih dari 200 juta pelanggan berbayar di seluruh dunia, sehingga menjadi layanan streaming yang dominan.
Layanan streaming ini bulan lalu memangkas harga paket langganannya di beberapa negara karena ingin mempertahankan pertumbuhan pelanggan di tengah persaingan yang ketat dan belanja konsumen yang tegang.
Netflix, yang beroperasi di lebih dari 190 negara, telah berupaya meningkatkan pangsa pasarnya di wilayah internasional yang lebih baru karena pasar AS dan Kanada telah jenuh. Perusahaan menambahkan sekitar 7,6 juta pelanggan pada kuartal keempat setelah kehilangan pelanggan pada paruh pertama tahun 2022 karena saingannya seperti Paramount+ dan Disney+ meraup pelanggan.
Tetapi pendapatan rata-rata per keanggotaan menurun di seluruh wilayah dalam tiga bulan terakhir tahun 2022.
Baca Juga: Sering disebut Anak dari Samurai Legendaris Wano ‘Ryuma’, Ternyata Zoro Punya Darah Keturunan Wano
Pada bulan Februari, Netlfix juga memaparkan rencana untuk menindak berbagi kata sandi untuk akun di platform streaming-nya, termasuk menyiapkan lokasi utama dan membayar beberapa dolar untuk anggota tambahan.
Raksasa streaming video, yang memperkirakan 100 juta pengguna di seluruh dunia menggunakan akun bersama, mengatakan bahwa anggota sekarang dapat dengan mudah mengelola siapa yang memiliki akses ke akun mereka, mentransfer profil ke akun baru dan masih dapat dengan mudah menonton Netflix di perangkat pribadi mereka atau masuk ke TV baru.

