Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ngaku-ngaku Keluarga Bupati, Pelaku Pemaksaan Dokter Buka Masker di RSUD Sekayu Ternyata Bukan Kerabat Toha Tohet

Regional

Ngaku-ngaku Keluarga Bupati, Pelaku Pemaksaan Dokter Buka Masker di RSUD Sekayu Ternyata Bukan Kerabat Toha Tohet


RiyadiBy Riyadi18/08/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Video yang memperlihatkan seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, dimarahi oleh keluarga pasien dan dipaksa membuka masker viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @perawat_peduli_palembang. (Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan mengungkap fakta baru terkait kasus dugaan kekerasan terhadap dokter Syahpri Putra Wangsa di RSUD Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Pelaku yang memaksa dokter spesialis ginjal itu membuka masker saat bertugas sempat mengaku sebagai keluarga Bupati Muba, Toha Tohet.

Namun setelah ditelusuri, klaim tersebut terbukti palsu. Kepala Dinkes Sumsel, Trisnawarman, menegaskan pelaku bernama Ismet Syahputra bukanlah bagian dari keluarga Bupati Muba.

“Betul dia sempat mengaku-ngaku keluarga Bupati, orangnya Bupati. Setelah dikonfirmasi ke Pak Bupati ternyata bukan, timnya juga bukan,” kata Trisnawarman kepada wartawan, Minggu (17/8/2025).

Baca juga :   Pengedar Narkoba di Prabumulih Ditangkap, Lima Paket Sabu Disita

Trisnawarman menambahkan, dalam pertemuan di RSUD Sekayu pada 14 Agustus lalu, Bupati Muba Toha Tohet secara tegas mendorong agar perkara tersebut tetap diproses secara hukum.

“Pak Bupati minta kasus ini diselesaikan sampai tuntas meskipun sudah ada perdamaian. Proses hukum tetap jalan. Saat ini masih ditangani Polres Muba,” jelasnya.

Selain dukungan Pemkab Muba, tim dari Kementerian Kesehatan juga turun langsung ke RSUD Sekayu untuk memberikan pendampingan kepada dr. Syahpri.

Baca juga :   Usai Viral, Keluarga Pasien di RSUD Sekayu yang Paksa Dokter Lepas Masker Minta Maaf


“Bupati juga sudah menyampaikan agar dr. Syahpri tidak takut. Forkopimda Muba ada di belakang beliau, dan penanganan kasus ini harus sampai tuntas,” tambah Trisnawarman.

Sebelumnya, dr. Syahpri Putra Wangsa melaporkan kasus pemaksaan itu ke Polres Muba. Ia menegaskan langkah hukum yang diambilnya bertujuan melindungi tenaga kesehatan dari tindakan serupa di masa depan.

“Yang jelas saya mewakili seluruh nakes di Indonesia, jangan sampai ada Syahpri-Syahpri yang lain. Kita harus menentukan sikap, harus tegas,” tegasnya, Rabu (13/8/2025).

Baca juga :   Dokter Tirta Murka Soal Intimidasi Rekan Seprofesi di RSUD Sekayu, Tantang Pelaku Lari 20 KM!

Kasus bermula pada Selasa (12/8/2025), ketika Syahpri tengah melakukan visit di ruang VIP RSUD Sekayu. Tiba-tiba, keluarga pasien memaksa dirinya membuka masker. Aksi arogan itu kemudian memicu kecaman luas dan menjadi sorotan publik. [YKP]

Buka Masker Dokter RSUD Sekayu dokter Syahpri Keluarga Pasien
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleFakta Baru Terungkap: Pelaku Intimasi Dokter di RSUD Sekayu Mengaku-ngaku Keluarga Bupati Muba
Next Article Dua Siswa SD Jadi Pahlawan Cilik, Panjat Tiang Bendera Saat Upacara HUT ke-80 RI


Riyadi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,941 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,811 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,784 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?