Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»Nokia dan NASA Hadirkan Jaringan 4G di Bulan, Siap Dukung Misi Eksploras
Techno

Nokia dan NASA Hadirkan Jaringan 4G di Bulan, Siap Dukung Misi Eksploras

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda22/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Jaringan 4G Nokia Bell Labs dan NASA di Bulan. Foto: Nokia
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kolaborasi inovatif antara Nokia Bell Labs dan NASA membuka babak baru dalam eksplorasi luar angkasa dengan pengembangan jaringan 4G di permukaan Bulan. Sistem komunikasi canggih bernama Lunar Surface Communication System (LSCS) milik Nokia telah berhasil terintegrasi dengan wahana Athena milik Intuitive Machines.

Intuitive Machines sendiri merupakan mitra utama NASA dengan sejumlah kontrak untuk misi eksplorasi Bulan. Athena bertugas mengukur keberadaan es air di permukaan Bulan, sebuah data krusial untuk mendukung misi berkelanjutan di masa depan.

Jaringan 4G ini akan menghubungkan wahana pendarat Nova-C dengan Mobile Autonomous Prospecting Platform (MAPP) – wahana penjelajah pertama milik Lunar Outpost – serta Micro-Nova Hopper milik Intuitive Machines. Dengan LSCS, data dan gambar yang dikumpulkan dapat dikirimkan dengan cepat dan andal ke Bumi.

Athena direncanakan mendarat di dekat punggung kawah Shackleton, area yang dikenal memiliki paparan sinar matahari abadi. Lokasi ini menjadi titik strategis karena sinar matahari yang rendah di cakrawala, namun selalu terlihat sepanjang waktu, menyerupai fenomena matahari tengah malam di Bumi.

“Kami bertekad membuktikan bahwa teknologi seluler dapat memberikan konektivitas andal, berkapasitas tinggi, dan efisien, yang sangat dibutuhkan dalam misi berawak dan tak berawak ke Bulan, bahkan Mars di masa depan,” ujar Thierry E. Klein, Presiden Bell Labs Solutions Research di Nokia, dikutip dari IFL Science.

Menghadirkan jaringan 4G di Bulan bukan tanpa tantangan. Para ilmuwan harus menyesuaikan teknologi ini agar mampu bertahan dalam kondisi ekstrem Bulan, seperti perubahan suhu drastis. Di ekuator Bulan, suhu berkisar antara 121°C di siang hari hingga -133°C di malam hari, sementara di kawah Shackleton bisa mencapai -246°C.

Selain itu, jaringan ini harus dirancang tahan terhadap guncangan mekanis dan gaya ekstrem. Permukaan Bulan yang tertutup debu tajam dan bergerigi juga menjadi tantangan tersendiri karena dapat merusak perangkat keras. Nokia pun berupaya membuat sistem yang kokoh, hemat energi, dan tetap andal dalam segala situasi.

Nokia optimistis bahwa inovasi komunikasi ini akan mempercepat pengumpulan dan pengiriman informasi penting dari Bulan ke Bumi. Dengan perangkat komunikasi yang semakin canggih, efisien, dan andal, eksplorasi luar angkasa pun menjadi semakin menjanjikan.

Sementara itu, Intuitive Machines terus berbenah setelah sempat mengalami pendaratan sulit pada percobaan pertama mereka. Meski demikian, mereka berhasil menjadi perusahaan swasta pertama yang sukses mendarat di Bulan dan kini telah melakukan sejumlah modifikasi pada wahana pendarat Nova-C untuk memastikan pendaratan berikutnya berjalan lebih mulus dan aman.[THQ]

 

 

4G NASA Nokia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBank SumselBabel Tertahan, Samator Kunci Kemenangan di Palembang
Next Article Airbus Targetkan Pengiriman 820 Pesawat Komersial di 2025
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,864 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,739 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,712 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?