Oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Rawas (Mura) berinisial F ditangkap Polres Lubuklinggau lantaran terlibat narkoba. Oknum tersebut diketahui berasal dari Partai Golkar Mura.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPD Golkar Sumsel, Andie Dinialdie mengatakan, partainya tentu akan memberikan sanksi tegas jika nantinya kadernya tersebut bersalah, apalagi terkait narkoba. Namun pihaknya, saat ini masih menunggu penjelasan DPD Mura untuk kebenarannya.
“Kita tunggu saja , laporan dari ketua Partai Golkar Mura, sebab untuk urusan narkoba kita tidak bisa main- main, karena narkoba itu musuhnya negara,” kata Andie, Senin kemarin (7/11).
Sedangkan Wakil Ketua DPD Golkar Sumsel Bidang Media M Nasir membenarkan adanya kader Partai Golkar yang diduga terindikasi terjerat kasus narkoba, pihaknya masih menunggu proses pihak penegak hukum.
“Kami dari DPD Golkar Sumsel, menyampaikan bahwasanya kita akan melihat kelanjutan dari apa yang dilakukan aparat penegak hukum. Pada prinsipnya Partai Golkar Sumsel akan membantu aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penyalagunaan narkoba ini,” katanya.
Menurut Nasir yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Banyuasin ini, jika nantinya memenuhi unsur pidana, partainya nanti akan membuat suatu keputusan melalui rapat pleno DPD Sumsel terkait nasib kadernya tersebut.
“Kalau sekarang kita belum bisa memberikan komentar terlalu jauh, karena status mereka ditangkap ini apakah sebagai pemakai atau lainnya,” katanya.
“Mengingat mereka ditangkap di Polres Mura atas kasus narkoba dan kami tidak tahu dia ini sebagai pemakai atau sebagainya,” paparnya.
Nasir sendiri menegaskan, jika masalah narkoba adalah masalah yang luar biasa, dan partainya akan tegas dalam pengusutan narkoba.
Apalagi kadernya beberapa tahun lalu di DPRD Palembang juga (Doni) yang telah diberikan sanksi tegas pemecatan, dan pastinya kedepan jangan sampai kembali terulang.
“Mungkin kita akan rapat pengurus dan mengambil sikap dengan ada beberapa kader Golkar yang tertangkap dalam hal narkoba, dan nanti akan disampaikan ke ketua DPD Sumsel untuk berkoordinasi dan konsolidasi mengapa ini terjadi dan langkah pencegahan kedepannya bagaimana,” katanya.
Menurutnya adanya kader Golkar yang tersandung masalah narkoba dan lainnya sangat disesalkan dan disayangkan karena jelas membuat partai kena imbasnya.
“Selaku wakil rakyat harusnya memberi contoh yang baik kepada rakyat, tapi kalau ini jelas tidak baik dan citra partai Golkar ke masyarakat. Walaupun kita tetap masih menunggu putusan hukum,” pungkasnya.
