RELUNG.ID – OpenAI resmi meluncurkan layanan berlangganan ChatGPT Go secara global.
Paket berbiaya rendah ini pertama kali diperkenalkan di India pada Agustus lalu dengan harga INR 399 per bulan.
Sejak peluncuran awal tersebut, ChatGPT Go kini telah tersedia di 170 negara dan dapat digunakan di seluruh pasar tempat ChatGPT beroperasi, termasuk Amerika Serikat.
Di Amerika Serikat, ChatGPT Go dipatok dengan harga US$8 per bulan. Sebagai perbandingan, OpenAI juga menawarkan paket ChatGPT Plus seharga US$20 per bulan dan ChatGPT Pro seharga US$200 per bulan.
Informasi lengkap mengenai harga dan fitur tiap paket dapat diakses melalui situs resmi OpenAI sesuai dengan negara masing-masing pengguna.
Selain mengumumkan peluncuran global ChatGPT Go, OpenAI juga mengungkapkan rencana untuk mulai menguji penayangan iklan di Amerika Serikat dalam beberapa minggu mendatang.
Uji coba ini akan diterapkan kepada pengguna dewasa yang menggunakan ChatGPT versi gratis dan ChatGPT Go. Sementara itu, paket ChatGPT Plus, Pro, Business, dan Enterprise dipastikan akan tetap bebas iklan.
OpenAI menegaskan bahwa iklan tidak akan memengaruhi respons ChatGPT. Iklan akan ditampilkan secara terpisah dari jawaban organik, diberi label yang jelas, dan tidak akan mengganggu objektivitas sistem.
Selain itu, OpenAI memastikan bahwa percakapan pengguna tetap bersifat pribadi dan tidak dibagikan kepada pengiklan.
Dalam tahap awal pengujian, iklan direncanakan akan muncul di bagian bawah jawaban ChatGPT ketika terdapat produk atau layanan bersponsor yang relevan dengan percakapan pengguna.
OpenAI juga menyebutkan bahwa pengguna dapat berinteraksi lebih lanjut dengan iklan tersebut, termasuk mengajukan pertanyaan tambahan untuk membantu pengambilan keputusan pembelian.
“Kami akan belajar dari umpan balik dan terus menyempurnakan cara iklan ditampilkan dari waktu ke waktu, tetapi komitmen kami untuk mengutamakan pengguna dan menjaga kepercayaan tidak akan berubah,” tulis OpenAI dalam unggahan blog resminya.
OpenAI menambahkan bahwa fokus jangka panjang perusahaan tetap pada pengembangan produk bernilai tinggi yang bersedia dibayar oleh jutaan pengguna dan pelaku bisnis.
“Bisnis perusahaan dan langganan kami sudah kuat, dan kami percaya pada model pendapatan yang beragam, di mana iklan dapat berperan dalam membuat kecerdasan buatan lebih mudah diakses oleh semua orang,” lanjut pernyataan tersebut. (LWM)

