RELUNG.ID – Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) OKU menargetkan Pajak Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2023 yakni sebesar Rp59,9 miliar.
Demikian diungkapkan, Kepala Samsat OKU 1, Humaniora Basili Basmark saat ditemui, Rabu (8/2).
Dia merincikan, di tahun 2023 ini pihaknya menargetkan PKB yakni sebesar Rp30.608.000.000, atau meningkat Rp30.125.000.000 di tahun 2022. Sedangkan, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp29.326.000.000 atau meningkat dari sebelumnya 2022 yakni sebesar Rp28.133.000.000.
“Meskipun ada kenaikan target pajak tahun ini, namun kami tetap optimistis bisa mencapainya,” katanya.
Baca Juga: Trending Satu Musik di Youtube, Ini Lirik Lagu Betrand Putra Onsu ‘Ku yang Selalu Salah’
Untuk mengejar target tersebut pihaknya mengoptimalkan kembali mobil Samsat Keliling (Samling) yang disiagakan untuk melayani masyarakat di daerah itu. Termasuk menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat hingga ke desa-desa di wilayah itu agar membayar pajak kendaraannya tepat waktu.
“Banyak upaya yang akan kami lakukan seperti program door to door ke rumah masyarakat yang nunggak membayar pajak kendaraannya,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan mendata kembali pajak kendaraan yang telah mati atau yang sudah dijual oleh pemiliknya agar segera diblokir sehingga pemilik baru bisa melakukan balik nama.
Baca Juga: Luffy Pakai Sepatu di Serial Live Action Netflix, Fans One Piece Heboh Dinilai Hilangkan Ciri Khas
“Ini salah satu cara yang bisa mendongkrak pendapatan dari BBNKB disamping kendaraan baru sehingga kami yakin dapat mencapai target yang ditetapkan tersebut,” ujarnya.
Terlebih lagi, kata dia, tingkat kesadaran masyarakat OKU sudah cukup tinggi dalam membayar pajak kendaraan bermotor yang dibuktikan dari hasil serapan tahun lalu hingga over target. “Untuk PKB pada 2022 over target sebesar 112,77 persen, sedangkan BBNKB 102,67 persen. Jadi untuk tahun ini kami optimistis bisa mencapai target lagi,” pungkasnya.

