RELUNG.ID — NS, orang tua dari anak yang diduga menjadi korban malapraktik oknum bidan berinisial AG, merasa sangat kecewa setelah pihak AG hanya menawarkan kompensasi sebesar Rp15 juta dan meminta NS mencabut laporan di Polda Sumsel.
“Saya hanya ingin anak saya kembali normal. Saya tidak meminta banyak, hanya pertanggungjawaban,” ucap NS saat ditemui media, sabtu (10/8/2024).
NS mengungkapkan kekhawatirannya terhadap masa depan anaknya yang kondisinya belum membaik. Ia memohon kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, untuk memastikan kasus ini diusut tuntas.
“Sebagai single parent yang bekerja serabutan, saya harus menghidupi tiga anak. Saya bingung bagaimana bisa mengumpulkan uang untuk donor kornea yang membutuhkan minimal Rp300 juta. Sekarang, anak saya harus rutin menjalani rawat jalan setelah operasi,” ungkap NS dengan penuh harapan akan bantuan dari pihak berwenang.[AYK]

