RELUNG.ID – Kebakaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan menjadi sorotan.
Pasalnya, kebakaran tersebut sudah hampir empat hari terakhir tak kunjung padam.
“Saya sudah perintahkan kepala BPBD untuk menggunakan dua unit helikopter waterbombing ke lokasi untuk pemadaman api,” kata Gubernur Sumsel, Herman Deru, Selasa (15/8).
Baca Juga: Sambil Menangis, Lina Mukherjee Bacakan Permohonan Maaf di Depan Majelis Hakim
Dia mengatakan, proses pemadaman ini telah dilakukan sejak beberapa hari terakhir. Namun, api kembali membesar.
Karena itu, dia pun memutuskan jika hujan belum turun maka helikopter waterbombing diturunkan.
“Sampai saat ini sekitar 200 kubik air lebih yang ditumpahkan kelokasi api, belum lagi pemadaman lewat darat,” jelas Herman Deru.
Baca Juga: MG ZS X Power Tampil Sporty Dijual Hanya 100 Unit di GIIAS
Dia berharap, dengan semua kekuatan ini dapat membantu proses pemadaman, dan mencegah potensi terjadinya kebakaran.
Herman Deru pun mengaku belum dapat memastikan penyebab kebakaran ini, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.
“Bisa jadi karena proses alam dan ilmiah di dalamnya sehingga meledak dan menimbulkan percikan api sehingga menyebabkan api membesar,” tambahnya.
Baca Juga: Kedapatan Hendak Tawuran, Puluhan Remaja dan Pelajar di Palembang Dibawa ke Polda Sumsel
TPA Sukawinatan ini dibuka tahun 1996. Artinya, sudah hampir 27 tahun lalu. Artinya bisa jadi proses alam ditambah terik matahari sehingga menimbulkan percikan api hingga menyebabkan kebakaran.
“Saya juga sudah intruksikan Walikota Palembang melalui Dinas Kesehatan untuk membagikan masker ke warga sekitaran TPA,” pungkasnya.

