RELUNG.ID – Penyalahgunaan narkoba di Palembang saat ini semakin mengkhawatirkan. Hal ini menjadi sorotan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel.
Mereka pun mendorong agar dibentuk Badan Narkotika Kota (BNK) Palembang untuk mengantisipasi ancaman narkoba bagi generasi muda.
Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Guruh Achmad Fadiyanto mengatakan, jika Palembang masih tertinggi dibandingkan daerah lain seperti Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ilir (OKI), Muara Enim, dan Prabumulih yang telah memiliki BNK.
“Beberapa lokasi darurat narkoba di Palembang sedang kami amati. Jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa semakin luas,” katanya, Senin (17/3).
Menanggapi hal ini, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, dalam waktu dekat akan membentuk Satgas BNK Palembang, mulai dari staf hingga sekretariat, sementara BNNP akan menyiapkan personelnya.
“Kami juga akan menggelar MoU antara BNNP Sumsel dan Pemkot Palembang, serta perjanjian kerja sama dengan OPD terkait. Nantinya akan ada penyuluhan oleh Disdik, sosialisasi dari Kominfo, hingga tes urine untuk seluruh pegawai Pemkot,” singkatnya. (LWM)

