Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Panas Ekstrem di Sumsel Bikin Harga Cabai Melonjak, Jadi Pemicu Inflasi Mei 2026
Bisnis

Panas Ekstrem di Sumsel Bikin Harga Cabai Melonjak, Jadi Pemicu Inflasi Mei 2026

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda08/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Cabai merah menyandi penyumbang deflasi di Sumatera Selatan. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Gelombang panas yang melanda Sumatera Selatan dalam beberapa bulan terakhir mulai berdampak pada sektor pangan. Salah satu yang paling terasa adalah melonjaknya harga cabai merah keriting lokal yang akhirnya menjadi penyumbang utama inflasi daerah pada Mei 2026.

Kondisi cuaca panas berkepanjangan membuat proses budidaya hortikultura terganggu. Produksi cabai menurun, masa panen menjadi tidak menentu, sementara pasokan ke pasar ikut berkurang. Ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan tersebut memicu kenaikan harga yang cukup signifikan di tingkat konsumen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan, Moh. Wahyu Yulianto, mengatakan komoditas cabai menjadi salah satu faktor dominan yang mendorong inflasi bulanan pada Mei 2026.

“Akibat cuaca panas ekstrem, komoditas lokal terutama hortikultura seperti cabai mengalami hambatan produksi dan panen tidak menentu. Dampaknya pasokan berkurang dan harga meningkat di pasaran,” ujar Wahyu, Minggu (7/6/2026).

BPS mencatat inflasi Sumsel pada Mei 2026 mencapai 0,61 persen secara bulanan, berbalik dari kondisi April 2026 yang mengalami deflasi sebesar 0,04 persen. Kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan andil inflasi mencapai 0,44 persen.

“Tekanan inflasi tidak hanya berasal dari komoditas cabai. Kenaikan harga emas perhiasan serta dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) sejak April 2026 juga turut memberi kontribusi terhadap peningkatan inflasi daerah, ” kata dia.

Di sisi lain, cuaca panas ekstrem yang terjadi di Palembang dan sejumlah wilayah Sumsel diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel menjelaskan kondisi tersebut dipicu minimnya pembentukan awan yang biasanya berfungsi mengurangi paparan radiasi matahari langsung ke permukaan bumi.

Kepala BMKG Sumsel, Wandayantolis, mengatakan Palembang saat ini tengah berada pada masa peralihan musim atau pancaroba yang ditandai dengan suhu udara lebih panas dibandingkan kondisi normal.

“Minimnya pembentukan awan membuat radiasi matahari langsung mencapai permukaan bumi sehingga suhu terasa lebih panas. Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung selama musim kemarau,” jelasnya.

Jika kondisi cuaca ekstrem terus terjadi, bukan hanya cabai yang berpotensi mengalami gangguan produksi. Sejumlah komoditas hortikultura lainnya juga terancam mengalami penurunan hasil panen yang dapat memicu kenaikan harga pangan di tingkat konsumen.

“Karena itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat melakukan langkah antisipasi guna menjaga pasokan pangan dan mengendalikan inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah musim kemarau yang diprediksi berlangsung panjang tahun ini, “kata dia.[THQ]

Cabai Cuaca Musim panas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLamborghini Luncurkan Tiga Parfum Mewah, Harga Mulai dari Rp10 Juta per Botol
Next Article Hyundai Kerahkan Robot Anjing untuk Mendukung Keamanan Piala Dunia FIFA 2026
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202612 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,876 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,748 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,722 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?