Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Pantau Kelompok Gajah di OKI, Meisya Dipasang GPS Collar
Regional

Pantau Kelompok Gajah di OKI, Meisya Dipasang GPS Collar

alwiBy alwi15/05/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi gajah. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Untuk memperkuat upaya mitigasi interaksi negatif gajah Sumatera dan manusia di Sumsel.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel memasang satu GPS Collar ke kelompok gajah Sumatera.

Kelompok gajah Sumatera ini berada di Areal Kerja Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Bumi Andalas Permai, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.

Baca Juga: Nyatakan Perang! Pasukan Revolusioner Hancurkan Simbol Tenryuubito

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Sumsel, Sugito mengatakan, pemasangan GPS Collar ini dilakukan kepada salah satu gajah betina bernama Meisya, yang berumur 25 tahun dan memiliki berat 2.782 kilogram, Minggu kemarin (14/5).

“Ini merupakan pemasangan ketiga. Sebelumnya dua kelompok gajah yaitu Meilani dan Meissi juga telah dipasang GPS Collar,” katanya, Senin (15/5).

Pemasangan GPS Collar ini, dilakukan untuk memahami pola pergerakan gajah melalui pemanfaatan Teknologi Satelit Inmarsat dalam selang waktu.

Baca Juga: Kisah Tragis Genya Demon Slayer, Lima Sang Adik Tewas Ditangan Ibu

Ini guna mewujudkan prinsip koeksistensi antara aktivitas manusia dan kehidupan gajah liar, di habitat gajah Sugihan-Simpang Heran.

“Di wilayah ini memang kantong populasi gajah Sumatera terbesar di Sumsel,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Sumsel, Ujang Wisnu Barata mengatakan, Sugihan-Simpang Heran memiliki luas lebih dari 632 ribu hektar. Dimana, di dalamnya telah disepakati delineasi koridor Gajar liar sekitar 232 ribu hektar.

Baca Juga: Noh Jung Ui dan Lee Chae Min Bakal Bintangi Drakor Remaja Baru ‘Hierarchy’

“Ini dilakukan agar lebih menjamin penyediaan ruang hidup dan habitat yang cukup dalam menopang kehidupan gajah liar sehingga interaksi negatif gajah liar di wilayah masyarakat dapat dikendalikan,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/ SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri LHK No P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

“Gajah Sumatera termasuk ke dalam satwa liar dilindungi bersama dengan 786 jenis satwa liar lainnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Komik Spesial Masashi Kishimoto ‘Minato Namikaze’ Bakal Segera Hadir

Untuk diketahui, kegiatan ini hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari BKSDA Sumsel, PT OKI Pulp dan Paper dan lain sebagainya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleNyatakan Perang! Pasukan Revolusioner Hancurkan Simbol Tenryuubito
Next Article Serang Marijoa! Ini 2 Misi Akan Dilakukan Pasukan Revolusioner
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,008 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,878 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,851 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?