RELUNG.ID – Aksi pemblokiran jalan poros di Kecamatan Rawas Ulu-Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menjadi perhatian kepolisian setempat.
Kini, aksi tersebut telah berakhir dan polisi memastikan kondisi sudah mulai kondusif. Hal ini diakui oleh Kapolres Muratara, AKBP Rendy Surya, Sabtu (12/7/2025).
Dia membenarkan, jika terjadi aksi sweeping yang kemudian berujung dengan pembakaran alat eskavator di Desa Jangkat, Kecamatan Ulu Rawas. Bahkan, terjadi aksi blokir dan blokade jalan di beberapa titik pada Jumat kemarin (11/7/2025).
“Aksi blokir ini sudah berakhir tadi malam,” katanya, Sabtu (12/7/2025).
Meski demikian, pihaknya masih melakukan patroli guna memastikan situasi dan kondisi di lokasi tersebut sudah kondusif.
“Semalam juga sudah dibersihkan dan sudah dapat dilintasi kembali,” pungkasnya.
Seperti diketahui, ratusan masyarakat di Dua Kecamatan yakni Kecamatan Rawas Ulu dan Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melakukan aksi demo, Jumat (11/7/2025).
Aksi tersebut diwarnai dengan penutupan jalan poros di Kecamatan Rawas Ulu-Kecamatan Ulu Rawas.
Berdasarkan pantauan, aksi demo dilakukan di dua titik Desa Jangkat Kecamatan Ulu Rawas dan Desa Sukomoro Kecamatan Rawas Ulu.
Bahkan masyarakat di Desa Sukomoro melakukan penutupan jalan poros Kecamatan Rawas Ulu-Kecamatan Ulu Rawas.
Aksi ini menuntut penertiban aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Kecamatan ulu Rawas. Karena telah membuat air sungai menjadi keruh.
Selain itu, masyarakat juga mendesak agar enam orang yang ditahan diduga melakukan kerusakan alat berat untuk dilepas. (NSR)

