RELUNG.ID – Gunung Dempo di Pagaralam, Sumsel sempat mengalami erupsi pada Selasa dan Rabu kemarin (26/7).
Berdasarkan pantauan pos pengamatan gunung api Dempo mengelurkan percikan magma dan semburan abu vulkanik.
Abu vulkanis ini setinggi 2.000 meter ke udara dari Kawasan Puncak ke arah sektor utara.
Baca Juga: Anime Castlevania: Nocturne Bakal Tayang di Netflix, Catat Tanggalnya!
“Akibat semburan abu ini sekitaran kawah tertutup abu vulanis,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dempo, Megian Nugraha, Kamis (27/7).
Pasca erupsi tersebut, saat ini aktivitas kegempaan Gunung Dempo tercatat cenderung mengalami penurunan. Namun, untuk kondisinya tetap pada level waspada.
Dia menjelaskan, level waspada ini memang telah dilakukan sejak dua tahun terakhir untuk Gunung Dempo.
Baca Juga: Kim Seon Ho Bakal Tampil Spesial di Drakor IU dan Park Bo Gum
Karena itu, Megian mengimbau agar masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan di sekitaran kawah untuk mengantisipasi aktivitas vulkanis Dempo yang sewaktu-waktu dapat meningkat.
Mulai dari aktivitas pendakian dan lain sebagainya.
“Berdasarkan pengamatan visual kawasan puncak dempo nampak putih karena tertutup abu vulkanis namun untuk kawasan kebun teh hingga objek wisata tugu rimau masih aman untuk dikunjungi,” pungkasnya.

