RELUNG.ID — Anggota Paskibraka perempuan yang tidak mengenakan jilbab saat pengukuhan oleh Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 13 Agustus 2024 menjadi sorotan publik.
Meskipun sebelumnya mereka selalu mengenakan jilbab saat pelatihan, kebijakan ini menimbulkan polemik, terutama di media sosial, dengan banyak pihak mempertanyakan keputusan tersebut.
Namun, situasinya berbeda di Sumatra Selatan (Sumsel). Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sumsel, Deliar Marzoeki, menegaskan bahwa di Sumsel, anggota Paskibraka yang berhijab tetap diizinkan mengenakan jilbab.
“Tidak ada instruksi untuk melepas jilbab. Bahkan selama pengukuhan di Griya Agung Palembang pada 14 Agustus 2024, anggota Paskibraka wanita yang berjilbab tetap mengenakannya,” kata Deliar pada Kamis, 15 Agustus 2024.
Deliar menjelaskan bahwa kebijakan tidak mengenakan jilbab pada pengukuhan Paskibraka di IKN bukanlah larangan atau paksaan dari pemerintah pusat, melainkan lebih sebagai imbauan.
“Keputusan tersebut mungkin bertujuan untuk menampilkan keseragaman, tetapi tetap menghormati akidah dan keyakinan individu,” tambahnya.
Sementara itu, Gusti Rachmaniar, anggota Paskibraka Provinsi Sumsel asal Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, menegaskan bahwa di Sumsel, ia tetap diperbolehkan mengenakan jilbab selama pelatihan maupun saat bertugas, termasuk saat pengukuhan.
“Kami tetap diperbolehkan menggunakan jilbab saat latihan ataupun bertugas. Bahkan saat pengukuhan Paskibraka semalam, saya juga menggunakan jilbab,” kata siswa SMA 3 Martapura ini.
Gusti, yang sejak kecil sudah berjilbab, merasa tidak ada diskriminasi dan bangga menjadi bagian dari tim Paskibraka.
“Kalau saya, sejak kecil memang suka memakai jilbab,” ujarnya.
Dengan demikian, meskipun ada polemik di tingkat nasional, di Sumsel, kebijakan terkait penggunaan jilbab bagi anggota Paskibraka tetap menghormati kebebasan beragama dan keyakinan masing-masing individu.
Sebagai informasi, sebanyak 50 anggota Paskibraka telah dikukuhkan oleh Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi. Mereka akan bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia (RI) di halaman Griya Agung pada Sabtu, 17 Agustus 2024 mendatang.
Para anggota Paskibraka yang dikukuhkan merupakan siswa dan siswi terpilih dari berbagai sekolah yang ada di 17 kabupaten dan kota di Sumsel.[AYK]

