RELUNG.ID — Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) menggerakkan solidaritas masyarakat di Sumatera Selatan. DPD PDI Perjuangan Sumsel menginstruksikan seluruh jajaran partai di 17 kabupaten/kota untuk bergotong royong menggalang bantuan bagi warga terdampak.
Gerakan tersebut tidak hanya berupa pengumpulan dana, tetapi juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat di lokasi bencana, mulai dari bahan pokok hingga dukungan layanan kesehatan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, H. Devi Suhartoni, mengatakan seluruh jajaran partai diminta bergerak bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana di NTT.
Menurutnya, solidaritas terhadap korban bencana merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Seluruh elemen partai di Sumsel, dari DPD hingga DPC di 17 kabupaten/kota, wajib menyatukan barisan. Sesuai instruksi Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, PDI Perjuangan harus selalu hadir, bersatu, dan bergerak bersama rakyat, terutama saat saudara-saudara kita di NTT membutuhkan uluran tangan,” ujar Devi, Sabtu (15/8/2026).
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumsel, H. M. Ilyas Panji Alam, mengatakan konsolidasi bantuan dilakukan segera setelah pihaknya memperoleh informasi mengenai gempa yang melanda NTT.
Ia mengaku langsung mendapat arahan dari Devi untuk mengoordinasikan jajaran DPC di seluruh Sumsel.
“Saat berita gempa NTT tersiar, saya langsung diminta oleh Ketua DPD Pak H. Devi Suhartoni untuk menggalang kekuatan dan mengonsolidasikan bantuan bersama seluruh DPC PDI Perjuangan di 17 kabupaten/kota se-Sumsel,” kata Ilyas.
Menurut Ilyas, penggalangan bantuan dilakukan secara serentak agar dukungan yang terkumpul dapat segera dimanfaatkan untuk membantu masyarakat terdampak.
Bantuan yang dihimpun mencakup bahan pangan, dukungan tim kesehatan, serta dana untuk kebutuhan logistik dan keadaan darurat.
“Kami bergerak serentak agar penanganan dan pendistribusian bantuan, baik pangan, tim kesehatan, maupun dana logistik, bisa segera terealisasi secara optimal,” ujarnya.[DSK]

