Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Pedagang Es Gabus Suderajat Ngaku Dianiaya Usai Dituduh Jual Es Berbahan Spons
Regional

Pedagang Es Gabus Suderajat Ngaku Dianiaya Usai Dituduh Jual Es Berbahan Spons

RiyadiBy Riyadi28/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bantuan terus mengalir untuk Sudrajat, tukang es gabus yang sempat viral setelah dituduh menjual es berbahan spons. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Suderajat (49), pedagang es gabus asal Depok, mengaku mengalami penganiayaan setelah dituduh menjual es berbahan spons saat berjualan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Insiden tersebut membuat Suderajat mengalami luka fisik, trauma psikologis, serta kehilangan penghasilan, meski hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan dagangannya aman dikonsumsi.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Suderajat mengatakan, saat itu empat hingga lima orang menghampirinya dengan dalih hendak membeli es gabus. Namun situasi berubah setelah dagangannya dituding menggunakan bahan spons.

Baca juga :   Kronologi Mencekam Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Saya Ada di Dalam Saat Itu


“Yang datang sekitar lima orang. Saya digampar, ditonjok semua, ditendang,” ujar Suderajat saat ditemui di rumahnya, Selasa (27/1/2026).

Ia mengungkapkan bahu kirinya dipukul menggunakan benda menyerupai rotan. Selain itu, es gabus yang dijualnya diremas, dihancurkan, lalu dilempar ke arah wajahnya hingga menyebabkan luka gores di pipi.

“Esnya diremes-remes, dihancurkan, dibejek. Mata saya sampai sakit, kena lemparan,” katanya.

Baca juga :   KAI Divre III Palembang Gelontorkan Rp1,7 Miliar untuk Ambulans dan Mobil Toilet di Muara Enim

Suderajat juga mengaku ditendang menggunakan sepatu boot hingga barang dagangannya terpental. Padahal, ia telah menjelaskan bahwa es gabus tersebut dibuat dari bahan asli dan diperoleh dari pabrik rumahan di kawasan Depok Lama. Namun klarifikasi itu disebut tidak dihiraukan.

“Dagangan saya ditendang sampai terpental. Sampai sekarang juga tidak ada yang minta maaf,” ucapnya.

Usai kejadian, Suderajat baru kembali ke rumah pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB dengan menaiki KRL Commuter Line menuju Bogor. Ia membawa sisa dagangan yang telah hancur dan tidak dapat dijual kembali. Penghasilannya hari itu hanya sekitar Rp 50.000.

Baca juga :   TNI Beri Bantuan ke Suderajat, Pedagang Es Gabus yang Dituduh Gunakan Spons di Kemayoran

Akibat insiden tersebut, Suderajat mengaku trauma dan memutuskan berhenti berjualan sementara waktu.

“Sudah tiga hari enggak jualan. Takut kalau ke Kemayoran, takut dikeroyokin lagi,” katanya.

Menanggapi dugaan penganiayaan tersebut, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi menyatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap prajurit yang terlibat.

Baca juga :   Bukan Dipukul, Tapi Salah Komunikasi: Polda Metro Buka Fakta Kasus Es Jadul

“Sudah kami lakukan BAP,” ujar Deddy saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Metro Jakarta Pusat juga telah memeriksa Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Johar Baru, Aiptu Ikhwan Mulyadi.

“Propam turun melakukan pemeriksaan, termasuk terkait proses penanganan awal yang sempat dilakukan,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra.

Baca juga :   Kasus Es Kue Jadul Viral, TNI-Polri Datangi Suderajat dan Beri Bantuan

Kasus ini sebelumnya viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan Ikhwan dan Serda Heri Purnomo memberikan keterangan terkait dugaan es gabus berbahan spons tanpa verifikasi laboratorium. Dalam video tersebut, Ikhwan menyebut es gabus tidak layak dikonsumsi dan mengklaim terbuat dari spons.

Menindaklanjuti laporan warga bernama M. Arief Fadillah (43) melalui call center 110, polisi sempat melakukan pemeriksaan di lokasi. Laporan menyebut es kue yang dijual Suderajat diduga mengandung Polyurethane Foam (PU Foam).

Namun hasil pemeriksaan Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya menyatakan seluruh sampel es gabus, es kue, agar-agar, dan cokelat meses milik Suderajat aman dan layak dikonsumsi.

Baca juga :   Kasus Penjual Es Gabus Viral, Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp 15 Juta untuk Suderajat

“Pemeriksaan menyeluruh menunjukkan produk tersebut tidak mengandung zat berbahaya,” ujar Roby.

Meski demikian, untuk memastikan kepastian ilmiah dan meredam keresahan publik, polisi masih menunggu hasil uji lanjutan dari Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri. Kepolisian juga menelusuri lokasi produksi es gabus di Depok.[YKP]

Mengaku Dianiaya Pedagang Es Gabus Suderajat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHabisi Rekan Kerjanya, Andi OB SPPG di Palembang Serahkan Diri ke Polisi
Next Article Sabeum Ryzki Oer Siap Bawa GTA Palembang Mengaum di Nusa Cup IV
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,888 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,760 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,734 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?