RELUNG.ID – Kericuhan yang terjadi di Final Sepakbola SEA Games 2023 Kamboja kini berbuntut panjang.
Timnas U22 Indonesia dan Thailand pun mendapatkan sanksi dari AFC.
Tak hanya dari pemain, sanksi juga diberikan kepada ofisial kedua timnas tersebut.
Baca Juga: Dibintangi Kim Soo Hyun dan Kim Ji Won, Penayangan Drakor ‘Queen Of Tears’ Ditunda Hingga 2024
Final Sepakbola SEA Games 2023 ini mempertemukan Indonesia dan Thailand. Dimana, Indonesia berhasil membawa pulang medali emas setelah mengalahkan Thailand dengan skor 5-2.
Dipertengahan pertandingan, terjadi kericuhan antara kedua tim. Hingga, kedua tim terlibat adu pukul.
Akibat kericuhan tersebut, konfederasi Sepakbola Asia (AFC) telah melakukan penyelidikan dan memutuskan menjatuhkan hukuman kepada pihak yang terlibat dalam kericuhan tersebut.
Baca Juga: Anime Kengan Ashura Season Kedua Bakal Tayang Perdana 21 September Mendatang
Berdasarkan keterangan di laman resminya, AFC menghukum tiga pemain tim U-22 Indonesia yang dinilai terlibat dalam insiden pada final SEA Games 2023 melawan Thailand itu.
Tak hanya itu, beberapa ofisial Indonesia dan Thailand pun mendapatkan sanksi karena terlibat dalam kericuhan ini.
Berikut daftar pemain yang disanksi AFC;
Baca Juga: Dirumorkan Pacaran, Agensi Lee Kyu Han dan Youjin Langsung Angkat Bicara, Ini responnya
- Timnas U22 Indonesia, Titan Agung Bagus dinyatakan melanggar kode disiplin dan etik AFC Pasal 47 dan dihukum larangan bermain 6 pertandingan serta denda sekitar 1.000 USD atau Rp14.941.650.
- Timnas U22 Indonesia, Komang Teguh juga dinyatakan melanggar Kode Disiplin dan Etik AFC Pasal 47, dihukum larangan bermain 6 pertandingan dan denda Rp14.941.650.
- Timnas U22 Indonesia, Muhammad Taufany dinyatakan melanggar Kode Disiplin dan Etik AFC Pasal 51. dihukum larangan bermain sebanyak 6 pertandingan tanpa dijatuhi denda.
- Timnas U22 Thailand, Soponwit Rakyart dinyatakan melanggar Kode Disiplin dan Etik AFC Pasal 47, dihukum larangan bermain 6 pertandingan dan denda Rp14.941.650
Baca Juga: Pemilik Twitter Luncurkan Startup AI dengan Tim Mantan Insinyur Google dan OpenAI
AFC juga menjatuhi sanksi kepada beberapa ofisial baik Indonesia maupun Thailand. Untuk Indonesia, ada empat ofisial yang dijatuhi sanksi mereka yakni
- Tegar Diokta Andias (Sekretaris Tim), dilarang mendampingi tim sebanyak 6 pertandigan dan denda 14.941.650
- Sahari Gulton (Pelatih Kiper), dilarang mendampingi tim sebanyak 6 pertandigan dan denda 14.941.650
- Ahmad Nizar Caesara Noor (Dokter tim), dilarang mendampingi tim sebanyak 6 pertandingan tanpada dijatuhi denda
- Muhni Toid Sarnad, dilarang mendampingi tim sebanyak 6 pertandingan tanpada dijatuhi
Baca Juga: Palembang Hari Ini Cerah Berawan, Begini Prakiraan Cuaca BMKG
Sedangkan untuk ofisial Tim Thailand terdapat 8 orang yang dijatuhi sanksi. Mereka dikenakan diskors 6 pertandingan namun tidak seluruh ofisial dijatuhi denda.
Selain itu, Federasi Sepak bola Thailand (FAT) juga dijatuhi denda 10.000 dolar AS karena melanggar Kode Disiplin dan Etik AFC Pasal 51.1.

