RELUNG.ID – Pemerintah konsenterasi untuk maksimalkan penggunaan mobil listrik di tanah air. Bahkan pemerintah pada tahun 2030 akan kemaksimalkan 80 persen lokal konten untuk kendaran listrik mudah didapatkan.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Dia mengatakan, pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai yang sudah disepakati pemerintah.
Baca Juga: Beli Mobil Ini Bisa Buka Bisnis Logistik Beku
“Salah satu yang ingin dicapai pada 2030 adalah kendaraan listrik yang memiliki efisien tinggi dan local content sekitar 80 persen,”kata dia dikutip dari Oto.com
Menuruntya itu bisa tercapai karena tahun 2024 diperkirakan pengguna EV mencapai 55 juta unit pada 2024 mendatang. Penggunaan EV untuk mobilitas harian di Indonesia juga ikut meningkat yang membuat dorongan permintaan atas baterai berbahan lithium.
Baca Juga: Ini 5 Mobil Listrik Murah, Bukan Hanya Wuling
Selain itu, target 2030 tersebut dapat dicapai dengan menetapkan kebijakan progresif. Salah satunya dengan pemberian stimulus fiskal dan insentif. Selain itu ada juga dorongan penggunaan kendaraan listrik untuk harian bagi entitas pemerintahan pusat dan daerah.
Kemenperin juga bekerja sama dengan produsen baterai seperti Indonesia Battery Corporation. Saat ini terdapat sekitar 50 perusahaan yang mengembangkan EV di Indonesia dengan total investasi lebih dari USD 200 juta atau Rp3 triliun.

