RELUNG.ID – Kabar gembira bagi para pemudik! Pemerintah resmi menurunkan harga tiket pesawat ekonomi domestik hingga 14 persen selama periode mudik Lebaran.
Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang ingin pulang kampung dan merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan bahwa penurunan harga tiket ini merupakan hasil koordinasi pemerintah dengan berbagai pihak di industri penerbangan. Beberapa langkah yang ditempuh antara lain penurunan biaya operasional bandara, pengurangan harga avtur di 37 bandara, serta penyesuaian fuel surcharge.
“Selama kurang lebih dua minggu menjelang Lebaran, harga tiket pesawat ekonomi domestik akan turun sekitar 13 hingga 14 persen,” ujar AHY dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/3).
Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan insentif tambahan berupa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sebagian ditanggung negara, sehingga harga tiket bisa semakin terjangkau bagi masyarakat.
Selain menurunkan harga tiket, pemerintah juga menerapkan kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) atau work from anywhere bagi para pegawai negeri sipil (PNS). AHY menjelaskan bahwa kebijakan ini sudah dikoordinasikan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) untuk mengurangi kepadatan arus mudik.
“Kami berharap distribusi mobilitas menjelang mudik bisa dimulai lebih awal, sekitar H-7 Lebaran. Diharapkan mulai 24 Maret, kebijakan work from anywhere sudah bisa diterapkan,” tambahnya.
Dengan berbagai kebijakan ini, pemerintah berharap mudik Lebaran tahun ini menjadi lebih lancar, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.[THQ]

