RELUNG.ID – Pemkab Musi Banyuasin (Muba) berupaya untuk mencegah dan mengendalikan penyakit ATM di Muba.
Penyakit tersebut yakni AIDS, Malaria dan Tuberkulosis.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni melibatkan Baznas, hingga perusahaan yang ada di Muba.
Baca Juga: Karakter Ini di One Piece Pernah Serang Marijoa Sendirian!
Koordinator Resilient and Sustainable System for Health (RSSH) Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) Sumsel, Suryanita mengatakan, Pemkab Muba sangat berkomitmen terhadap pencegahan dan pengendalian penyakit ATM ini.
Meski demikian, pencegahan dan pengendalian haruslah diperlukan peran lintas sektor.
“Perlu ada kesepakatan daerah untuk merevitalisasi pelibatan konkrit dari sektor terkait dalam pemerintahan maupun untuk mobilisasi masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Saat Sabo Dikabarkan Mati Koala Paling Menderita
Dia melihat, sejauh ini upaya Pemkab Muba sudah baik dengan melibatkan Baznas dan sebagian perusahaan di Muba. Namun, dia berharap terjadi penguatan kemitraan untuk pencegahan ATM ini, sehingga dapat melahirkan langkah yang tepat dan efektif.
“Dengan langkah yang tepat dan efektif tentunya dapat mencegah dan mengendalikan penyakit ATM dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Muba yang diwakilkan Yuwono Aries mengatakan, pihaknya terus melakukan penguatan komitmen dan kemitraan lintas sektor untuk menanggulangi penyakit ATM ini. Salah satunya dengan kegiatan pertemuan penguatan forum Kemitraan.
Baca Juga: Kekuatan Nico Robin Belum Terbuka, Lebih Hebat dari Akainu
“Kami harap dengan pertemuan ini dapat menghasilkan kesepakatan dan pemahaman bersama tentang penyakit ATM dan dapat ditindaklanjuti oleh sektor yang berperan langsung dalam pencegahannya,” pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, Baznas Muba juga menyerahkan bantuan Sehat Peduli Penderita TBC warga tidak mampu sebesar Rp10 juta.

