Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Pemprov Sumsel Peringatkan Bahaya Pemotongan Sapi Betina Produktif
Bisnis

Pemprov Sumsel Peringatkan Bahaya Pemotongan Sapi Betina Produktif

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda21/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi sapi betina. Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
RELUNG.ID– Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengingatkan para peternak agar tidak menjual sapi betina produktif untuk dipotong, di tengah tren kenaikan harga daging yang menggoda keuntungan sesaat. Langkah tersebut disebut sebagai ancaman serius terhadap masa depan populasi sapi nasional.
Pejabat Otoritas Veteriner Sumsel, Jafrizal, menegaskan bahwa penyembelihan indukan betina yang masih produktif melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
“Ancaman pidananya jelas, bisa 1 hingga 3 tahun penjara dan denda mencapai Rp300 juta,” tegasnya, Selasa (21/10/2025).
Menurutnya, tindakan menjual sapi betina produktif untuk disembelih sering dilakukan karena alasan ekonomi jangka pendek. Harga indukan betina yang lebih murah dibanding sapi potong kerap membuat peternak tergoda, tanpa menyadari efek domino terhadap rantai pasok daging nasional.
“Seekor sapi betina produktif bisa melahirkan satu anak setiap tahun. Artinya, satu indukan menyimpan masa depan lima hingga enam ekor sapi dalam lima tahun,” jelas Jafrizal.
“Jika seribu betina disembelih, maka hilanglah peluang lahirnya ribuan anak sapi di masa depan.”tambah dia.
Ia menilai fenomena ini bukan semata pelanggaran hukum, tetapi cerminan lemahnya tata kelola peternakan di tingkat hulu. Peternak sering kali berada dalam posisi sulit karena biaya pakan tinggi, lahan penggembalaan terbatas, dan minim dukungan pembibitan.
“Jadi sebenarnya mereka bukan pelaku utama, melainkan korban dari sistem yang belum berpihak,” ujar Jafrizal.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah perlu memperkuat strategi dari hulu hingga hilir, seperti membuka lahan penggembalaan umum agar peternak bisa menekan biaya pakan dan memanfaatkan kawin alami. Selain itu, **balai pembibitan ternak unggul harus dioptimalkan untuk menghasilkan bibit sapi lokal berkualitas melalui inseminasi buatan dan seleksi genetik.
“Kuncinya bukan di pasar, tapi di kandang. Kalau indukan terjaga, maka daging akan tersedia dan harga bisa stabil,” jelasnya.
Jafrizal juga mendorong pemberian insentif bagi peternak pembibit agar mereka tetap fokus pada pengembangan populasi ternak jangka panjang.
Menurutnya, menjaga sapi betina produktif bukan hanya urusan peternak, melainkan strategi nasional menuju swasembada daging.
“Kalau kita ingin harga daging stabil tanpa impor, maka jawabannya sederhana yakni jaga induknya. Masa depan daging Indonesia ditentukan oleh keberanian kita mempertahankan satu ekor betina agar tetap hidup dan beranak,” tegasnya.[THQ]
Pemotongan Pemprov Sumsel Sapi Betina Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBPJS Ketenagakerjaan Palembang Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik di Sultan Muda Digination Run
Next Article PPPK Jadi Tersangka usai Aniaya Guru SMA 16 Palembang
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Pemprov Sumsel Percepat Pembangunan Lima Flyover di Muara Enim

09/10/20263 Views
Regional

Kabut Asap Menebal, Pemprov Sumsel Kembali Gelar Salat Istisqa

08/10/20265 Views
Regional

Pelaku Perampokan Mahasiswa di Muratara Ditangkap, Modusnya Berhentikan Mobil Korban

08/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,880 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,752 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,726 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?