RELUNG.ID — Pertamina terus melakukan pendataan pengguna BBM bersubsidi Pertalite, Bio Solar, dan LPG 3 kg melalui sistem MyPertamina untuk memastikan subsidi tepat sasaran.
Progres Pendataan
1. Bio Solar
Pendataan sudah selesai 100 persen
Jumlah kendaraan terdaftar mencapai 3,5 juta unit.
2. Pertalite
Pendataan mencapai 85 persen atau sekitar
8,7 juta kendaraan.
Target selesai 100 persen pada akhir 2024.
3. LPG 3 kg
Pendataan telah selesai 100 persen dengan mencatat lebih dari 53 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan pentingnya pendataan ini untuk memastikan subsidi energi tepat sasaran. Dalam konferensi pers terkait kesiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Simon menyebut upaya ini juga didukung pembaruan data secara menyeluruh, termasuk mencocokkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), PLN, dan internal Pertamina.
“Pendataan ini mencerminkan kondisi penerima subsidi secara akurat, sehingga dapat mengelola subsidi yang tepat untuk penerima manfaat,” ujarnya.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, menjelaskan bahwa data LPG bersubsidi dihimpun melalui merchant aplikasi di titik pangkalan. Untuk Pertalite, ia optimistis pendataan dapat rampung hingga akhir tahun, yang memungkinkan penerapan kebijakan penyaluran BBM subsidi berbasis data.
Peningkatan akurasi penerima subsidi
Dengan data yang lebih lengkap, subsidi bisa diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pengendalian penyaluran subsidi
Data ini digunakan untuk “mengunci” distribusi BBM dan LPG subsidi agar tidak disalahgunakan.
Efisiensi sistem
Pendataan berbasis teknologi melalui MyPertamina memungkinkan pengelolaan subsidi lebih efektif dan transparan.
Pertamina terus mendorong masyarakat untuk mendaftar dan memperbarui data kendaraan atau NIK mereka melalui aplikasi MyPertamina. Dukungan lintas sektor dari pemerintah, BPS, dan pihak terkait juga diharapkan mempercepat penyelesaian pendataan ini.[TRA]

