RELUNG.ID – Sebanyak 2.065 orang berhasil lolos Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) Universitas Sriwijaya (Unsri) tahun 2025.
Angka tersebut hanya 8,94 dari jumlah peminat yang mencapai 23.087 orang.
Demikian diungkapkan Rektor Unsri, Prof Dr Taufik Marwa saat memberikan keterangan resmi terkait hasil SNBP Unsri di Gedung KPA Lembaga Bahasa Ruang Djuani Mukti Unsri Bukit Besar Palembang, Selasa kemarin (18/3).
Di tahun 2025 ini, jumlah peminat SNBP Unsri mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 lalu. Di mana, tahun lalu peminat yakni sebanyak 20.421 orang, sedangkan di tahun 2025 ini menjadi 23.087 orang.
“Tahun ini yang lolos sebanyak 2.065 orang atau sekitar 8,9 persen,” katanya.
Dari total yang diterima, panitia telah menerima kuota untuk jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebanyak 584 orang.
Namun demikian, bagi yang lulus KIP Kuliah nantinya akan divalidasi datanya, jika tidak sesuai maka akan dibatalkan.
“Bagi yang gagal lolos jalur SNBP tidak perlu kecewa karena bisa kembali mencoba di jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) yang kini mulai dibuka,” terangnya.
Di tahun ini juga total daya tampung seluruh jalur baik SNBP, SNBT maupun USM sebanyak 9.154. Jumlah ini meningkat 464 orang dari tahun sebelumnya sebanyak 8.690.
“Peningkatan penerimaan jumlah mahasiswa baru tahun ini karena beberapa Prodi di Unsri mendapatkan penambahan dosen sehingga secara linier akan menambah rasio jumlah mahasiswa,” tutupnya.
Sementara itu, Warek I Unsri Prof Dr Rujito Agus Suwignyo sekaligus sebagai Ketua SNBP, SNBT dan USM Unsri menambahkan saat ini Unsri telah menjadi status PTNBH sehingga tahun ini Unsri boleh menerima mahasiswa baru maksimum 50 persen untuk jalur USM.
“Pengumuman jalur SNBP tahun 2025 secara resmi bisa dilihat hari ini pukul 15.00 WIB di laman utama https://pengumuman-snbp.snpmb.id atau di laman resmi Unsri di https://snbp.unsri.ac.id,” katanya.
“Bagi yang telah dinyatakan lolos jalur SNBP maka peserta secara otomatis tidak bisa mendaftar untuk jalur SNBT kecuali untuk jalur USM. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi yang belum berkesempatan masuk ke Unsri,” pungkasnya. (DSK)

