Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Pengamat Sebut Protes Mahasiswa di 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran Hal yang Wajar
Regional

Pengamat Sebut Protes Mahasiswa di 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran Hal yang Wajar

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda19/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Demo. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Seratus hari pertama pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diwarnai gelombang protes dari berbagai elemen masyarakat, terutama mahasiswa. Demonstrasi terjadi di berbagai daerah sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintahan yang dinilai belum memenuhi harapan publik.

Pengamat sosial dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Sumsel, Prof. Dr. Abdullah Idi, menilai bahwa kritik di awal pemerintahan merupakan hal yang wajar. Ia menyebut masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap Prabowo untuk membawa perubahan signifikan.

“Masyarakat berharap Prabowo dapat membawa perbaikan, namun setiap pemerintahan pasti menghadapi tantangan besar dalam implementasi kebijakan,” ujar Prof. Abdullah, Rabu (19/2/2025).

Salah satu kebijakan yang menuai kritik tajam adalah pemangkasan anggaran di sektor pendidikan dan kesehatan. Menurut Prof. Abdullah, langkah ini menimbulkan kekhawatiran besar karena kedua sektor tersebut merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Pendidikan dan kesehatan adalah sektor vital. Pemotongan anggaran di bidang ini dapat berdampak luas bagi masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada layanan publik,” jelasnya.

Selain itu, ketidaksesuaian kebijakan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah turut menjadi sorotan. Ia mencontohkan bahwa beberapa daerah lebih membutuhkan sekolah gratis dibandingkan program makan bergizi (MBG) yang dicanangkan pemerintah.

“Pemerintah harus mempertimbangkan prioritas di setiap wilayah. Tidak semua daerah membutuhkan program yang sama. Evaluasi mendalam harus dilakukan agar kebijakan benar-benar bermanfaat,” lanjutnya.

Lebih jauh, Prof. Abdullah menekankan pentingnya respons cepat dari pemerintah terhadap kritik yang berkembang. Ia menilai bahwa transparansi dan komunikasi yang baik akan membantu mengurangi ketidakpuasan masyarakat.

“Pemimpin harus peka terhadap aspirasi rakyat dan memastikan kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan masyarakat. Pemotongan anggaran, misalnya, perlu dijelaskan secara transparan, terutama jika di saat yang sama ada program besar seperti MBG yang membutuhkan dana besar,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti bahwa transisi dari pemerintahan sebelumnya menjadi tantangan tersendiri bagi Prabowo-Gibran. Kebijakan yang belum ideal tentu akan menemui berbagai kendala di lapangan. Namun, masyarakat berhak mendapatkan penjelasan terkait kebijakan yang memengaruhi kesejahteraan mereka.

“Dalam kondisi ekonomi yang masih sulit, pemerintah harus mencari solusi konkret untuk merespons kritik ini. Masyarakat tidak hanya butuh janji, tetapi juga tindakan nyata,” pungkasnya.

Dengan berbagai kritik dan harapan yang berkembang, 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momen evaluasi penting. Kini, masyarakat menunggu langkah konkret pemerintah dalam menjawab tantangan dan memenuhi harapan yang telah dibangun sejak awal kampanye.[THQ]

 

Demo Mahasiswa Prabowo-Gibran
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDua Anggota DPRD Pagar Alam Resmi Diganti
Next Article Satryo Soemantri Tak Hadir, Brian Yuliarto Resmi Dilantik Mendikti Saintek
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,893 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,766 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,738 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?