RELUNG.ID – Pengiriman Smartphone secara global diperkirakan akan mengalami pertumbuhan signifikan 2024.
Hal ini dikarenakan adanya pemulihan di pasar kunci seperti Amerika Latin, Afrika dan Timur Tengah.
Hal ini berdasarkan laporan terbaru dari Canalys.
Baca Juga: Dream Team Rilis Intro Animasi Game Mobile Sonic
Pada tahun 2023, diharapkan terjadi penurunan sebesar 5 persen dalam pengiriman ponsel smartphone dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan perkiraan jumlah pengiriman mencapai 1,13 miliar unit. Namun, optimisme muncul dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 4 persen pada tahun 2024, yang akan menghasilkan total 1,17 miliar pengiriman smartphone global.
Laporan Canalys mencatat bahwa konsumen kini bersedia untuk mengeluarkan lebih banyak uang untuk smartphone, dengan harga jual rata-rata mencapai kisaran 440 USD.
Baca Juga: Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan Jadi Tersangka, Polisi Sita Dokumen Valas Rp7,4 Miliar
Pasar negara berkembang, terutama di wilayah Asia Pasifik, akan menjadi pusat pertumbuhan pada tahun 2024, diperkirakan menguasai 33 persen dari total pengiriman smartphone global.
Terdapat indikasi bahwa meningkatnya kepercayaan konsumen dan kondisi ekonomi yang membaik akan menjadi faktor utama yang mendukung stabilnya pengiriman smartphone.
Meskipun Amerika Utara diprediksi mengalami stagnasi, semua pasar utama lainnya, termasuk Asia Pasifik, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika, diharapkan mengalami pertumbuhan pada tahun 2024.
Baca Juga: Xiaomi Catat Pendapatan di Kuartal Ketiga 2023, Tembus 9,94 Miliar USD
Canalys juga memproyeksikan bahwa tren peningkatan permintaan akan terus meningkat selama beberapa tahun ke depan, mencapai puncaknya pada tahun 2027 dengan total pengiriman diperkirakan mencapai 1,25 miliar unit.

