Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Peningkatan Lalu Lintas Hewan Kurban Menjelang Idul Adha di Sumsel
Indeks

Peningkatan Lalu Lintas Hewan Kurban Menjelang Idul Adha di Sumsel

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda09/06/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi sapi. (Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Menjelang Hari Raya Idul Adha, volume lalu lintas hewan kurban seperti sapi dan kambing di Sumatera Selatan mengalami peningkatan signifikan. 

Berdasarkan data dari Indonesian Quarantine Full Automation System (IQFast) periode 17 Mei hingga 3 Juni 2024, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Sumatera Selatan telah memeriksa 4.013 ekor kambing dan 1.686 ekor sapi.

“Semuanya dalam kondisi sehat. Demi menjaga penerapan biosekuriti, petugas karantina juga melakukan disinfeksi pada alat angkut hewan kurban,” ujar Kepala Karantina Sumatera Selatan, Kostan Manalu, melalui siaran pers yang diterima RELUNG.ID, pada Minggu (9/6/2024).

Kostan menjelaskan bahwa tren lalu lintas sapi dan kambing potong mengalami kenaikan. Pada Maret, jumlah lalu lintas tercatat sebanyak 1.769 ekor, terdiri dari 1.419 ekor sapi dan 350 ekor kambing.

Pada April, angka ini meningkat sebesar 90,72 persen menjadi 3.374 ekor, terdiri dari 1.659 ekor sapi dan 1.715 ekor kambing. Pada Mei, terjadi peningkatan sebesar 97,24 persen, dengan total 6.655 ekor, terdiri dari 1.555 ekor sapi dan 5.100 ekor kambing.

“Kami mengapresiasi pelaku usaha yang sadar untuk melaporkan hewan kurbannya sebelum melalulintaskan ke pulau lain. Kami pastikan hewan kurban ini memenuhi persyaratan,” ungkap Kostan.

Karantina Sumsel memastikan kesehatan ribuan ekor hewan kurban sebelum dikirim ke Bangka Belitung. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penyakit kulit berbenjol atau ‘Lumpy Skin Disease’ (LSD).

“Pemeriksaan karantina meliputi fisik dan kelengkapan dokumen, serta ‘eartag’ pada hewan yang dilalulintaskan. Petugas Karantina memastikan hewan yang dapat dikirim antarpulau, dari Pelabuhan Tanjung Api-Api ke Bangka Belitung, sehat dan dilengkapi sertifikat kesehatan yang diterbitkan Karantina Sumatera Selatan,” jelasnya.

Karantina Sumsel terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam pengawasan lalu lintas hewan untuk memastikan hewan kurban telah melapor karantina. Hal ini sejalan dengan arahan Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean, mengenai pentingnya kolaborasi dan sinergitas untuk melindungi sumber daya alam hayati dari ancaman hama dan penyakit.

“Karantina bertugas memastikan kesehatan komoditas pertanian dan perikanan di border, termasuk hewan kurban,” ungkapnya.

Kostan mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kesehatan hewan kurban, memastikan mereka bebas dari PMK dan LSD. Gejala PMK meliputi keluarnya lendir dari mulut dan hidung, lepuh pada mulut, dan erosi seperti sariawan. Sementara itu, gejala LSD dapat dilihat dari bentol-bentol pada kulit sebesar kelereng.

“Dengan informasi tanda gejala penyakit, harapannya semua hewan kurban yang diperdagangkan sehat dan memenuhi syarat, sehingga penyembelihan pada Idul Adha dapat berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan kekhawatiran di masyarakat,” tutupnya. [RG]

hewan kurban Idul Adha Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTips Mengolah Daging Kambing Agar Empuk dan Tidak Bau Prengus
Next Article Viral, Plafon Gedung Patra Ogan Komperta Palembang Ambruk
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,885 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,756 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,731 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?