RELUNG.ID – Pendapatan Apple di kuartal pertama tahun 2023 mengalami penurunan.
Tercatat, pendapatan Apple di kuartal pertama hanya sebesar 94,8 miliar USD.
Pendapatan ini menurun 3 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 97,2 miliar USD.
Baca Juga: Jarang Cuci Tangan, Ini 3 Penyakit yang Datang
Berdasarkan pembukuan Apple, penjualan Mac dan iPad mengalami kinerja buruk dan terjadi penurunan YoY. Namun, hal ini diselamatkan oleh penjualan iPhone dengan pendapatan mencapai 51,3 miliar USD atau naik dua persen YoY.
Angka tersebut naik dua kali lipat secara tahunan di beberapa pasar negara maju dan berkembang seperti India, Indonesia, dan Turki.
Layanan Apple sekarang memiliki 975 juta langganan berbayar, 150 juta lebih banyak dari tahun 2022. Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa perangkat aktif yang terpasang sekarang terus meningkat menjadi lebih dari 2 miliar.
Baca Juga: Rizky Febian Sebut Ibunya Kena Santet, Sule Lebih Memilih Bungkam
“Kami sangat senang melaporkan rekor sepanjang masa di bidang Layanan dan rekor kuartal Maret untuk iPhone di tengah kondisi ekonomi makro yang penuh tantangan, serta basis perangkat aktif yang terpasang mencapai titik tertinggi sepanjang masa,” ujar Tim Cook, CEO Apple.
“Kami terus berinvestasi untuk jangka panjang dan memimpin dengan nilai-nilai kami, termasuk membuat kemajuan besar dalam membangun produk dan rantai pasokan netral karbon pada tahun 2030,” pungkasnya.

