Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Penting! Ini 7 Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening
Lifestyle

Penting! Ini 7 Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda23/07/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kanker kelenjar getah bening atau Limfoma yang menyerang sel darah putih yang membentuk kekebalan tubuh.

Dilansir dari hallodoc, 7 gejala umum kanker kelenjar getah bening yang harus kamu ketahui.Simak dibawah ini:

1. Muncul Benjolan

Benjolan merupakan salah satu gejala dari kanker limfoma. Umumnya, benjolan akan muncul di beberapa bagian tubuh, seperti leher, ketiak, hingga selangkangan. Benjolan dapat muncul akibat adanya pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian tersebut.

Biasanya, benjolan yang disebabkan oleh kanker limfoma tidak menyebabkan rasa nyeri, keras, dan tidak dapat digerakkan jika disentuh. Untuk itu, jika kamu menemukan benjolan pada salah satu bagian tubuh tertentu, sebaiknya jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Catat! Ini 4 Cara Mengobati Gondok

2. Keringat di Malam Hari

Bukan hanya benjolan, pengidap kanker limfoma juga dapat mengalami gejala lainnya seperti lebih mudah berkeringat. Biasanya, keringat akan lebih banyak keluar pada malam hari. Meski begitu, ada beberapa masalah juga yang dapat menimbulkan gejala ini. Maka dari itu, pastikan untuk melakukan pemeriksaan segera.

3. Demam Tidak Kunjung Membaik

Kanker limfoma dapat menyebabkan pengidapnya mengalami demam secara tiba-tiba. Selain itu, kondisi ini umumnya disertai dengan gejala menggigil. Jika kamu mengalami demam selama beberapa hari, kemungkinan besar ada sesuatu yang salah pada tubuh.

4. Lebih Sering Mengalami Infeksi

Kanker limfoma menyerang sel darah putih yang berfungsi untuk melawan infeksi dalam tubuh. Ketika seseorang mengidap gangguan pada sel darah putih, termasuk kanker limfoma, kondisi ini membuat kamu lebih rentan mengalami infeksi. Bukan itu saja, infeksi yang kamu alami pun akan lebih sulit untuk pulih.

Baca Juga: Ini 12 Cara Merawat Rambut Rontok

5. Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan secara tiba-tiba menjadi salah satu gejala yang perlu diwaspadai terkait dengan kanker limfoma. Jika kamu mengalami penurunan berat badan lebih dari 10 persen berat badan kamu selama 6 bulan terakhir, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan penyebab penurunan berat badan.

6. Gatal pada Kulit

Pengidap limfoma rentan mengalami gatal-gatal pada kulit. Hal ini terjadi karena reaksi tubuh terhadap zat kimia yang dilepaskan oleh sistem kekebalan tubuh sebagai reaksi terhadap limfoma. Zat kimia yang dilepaskan ini dapat menyebabkan iritasi dan gatal pada kulit.

Gatal yang disebabkan oleh kanker limfoma biasanya terjadi pada beberapa bagian tubuh, seperti area sekitar kelenjar getah bening, area kaki, hingga seluruh tubuh. Jika kamu mengalami gatal disertai beberapa gejala lainnya, ada baiknya untuk berhati-hati terhadap kanker limfoma.

7. Gangguan pada Sistem Pernapasan

Pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian dada dapat menyebabkan penekanan pada area paru-paru. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penumpukan cairan di sekitar paru-paru.

Semoga bermanfaat

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleCatat! Ini 4 Cara Mengobati Gondok
Next Article Lambang Burung Twitter Bakal Diganti Logo X, Elon Musk: Saya Suka Huruf Itu
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,886 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,758 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,732 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?