RELUNG.ID — Kondisi di mana ASI keluar meskipun tidak sedang hamil atau menyusui disebut galaktorea. Ini terjadi akibat lonjakan hormon prolaktin, yang diatur oleh kelenjar pituitari di otak. Beberapa penyebab galaktorea meliputi:
1. Ketidakseimbangan Hormon
Gangguan pada kelenjar pituitari, seperti tumor non-kanker atau gangguan hipofisis lainnya.
2. Stimulasi Payudara Berlebihan
Rangsangan selama aktivitas seksual, pemeriksaan payudara sendiri yang sering, atau gesekan antara pakaian dengan puting.
3. Obat-obatan
Antipsikotik, antidepresan, obat untuk tekanan darah tinggi.
4. Kondisi Medis
– Tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme).
– Penyakit ginjal kronis.
– Kerusakan saraf di dada akibat cedera atau operasi.
5. Kontrasepsi Hormonal
Penggunaan beberapa jenis kontrasepsi.
6. Penggunaan Obat dan Suplemen
– Ganja, opioid, atau kokain.
– Suplemen herbal seperti fenugreek, adas manis, atau adas.
7. Kondisi Lain
– Defisiensi testosteron pada pria.
– Kadar estrogen yang tinggi pada bayi baru lahir.
– Respons emosional terhadap bayi yang bukan kerabat.
Gejala Tambahan Galaktorea
Jika galaktorea disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu, seringkali ada gejala lain yang menyertainya seperti:
– Sakit kepala.
– Haid tidak teratur.
– Pembesaran jaringan payudara.
– Mual.
Penanganan untuk Galaktorea
Galaktorea biasanya hilang dengan sendirinya atau setelah perawatan medis untuk penyebab yang mendasarinya. Namun, jika cairan yang keluar tidak seperti susu, melainkan berdarah atau kuning, ini bisa menjadi tanda kanker payudara dan perlu segera diperiksakan ke dokter. Kondisi ini dapat menjadi tanda:
– Pertumbuhan payudara jinak (non-kanker).
– Tumor kelenjar hipofisis.
– Penyakit Paget pada puting, bentuk langka dari kanker payudara.
Pencegahan dan Pengurangan Galaktorea
Untuk mengurangi kemungkinan keluarnya ASI meskipun tidak hamil:
– Menghindari penggunaan bra atau pakaian yang menyentuh puting secara intens.
– Menghindari merangsang payudara terlalu sering.
– Mempraktikkan cara sehat untuk menghilangkan stres.
Secara umum, galaktorea tidak perlu terlalu dikhawatirkan kecuali ada tanda-tanda yang mengarah ke kondisi serius. Segera konsultasikan ke dokter jika ada keprihatinan atau gejala yang mencurigakan.

