RELUNG.ID – Inovasi terus dilakukan Pemkab Musi Banyuasin (Muba).
Lewat inovasinya, Muba berhasil mendapatkan penghargaan dari Pemprov Sumsel.
Inovasi tersebut yakni Peranan Wanita dan Ketahanan Pangan (Perawan dan Tampan).
Baca Juga: Umumkan Hiatus, Rei IVE Tulis Surat Begini
Gubernur Sumsel, Herman deru mengatakan Pemkab Muba sangat maksimal dalam upaya menjaga serta meningkatkan ketahanan pangan, khususnya melalui program ‘Perawan dan Tampan’ ini
“Ini inovasi yang luar biasa dalam upaya menjaga ketahanan pangan di daerah, dan patut diberikan apresiasi dan reward,” katanya, Kamis (13/4).
Dia menilai, inovasi Pemkab Muba tersebut sangat selaras dengan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang digencarkan Pemprov Sumsel. Karena itu, dia meminta Pj Bupati Muba untuk terus menggencarkan semangan ketahanan pangan di Muba.
“Ini tentunya sangat berdampak langsung ke masyarakat Muba itu sendiri,” tutupnya.
Sementara itu, Pj Bupati Muba, Apriyadi menjelaskan, inovasi ‘Perawan dan Tampan’ ini yaitu memasifkan kelompok wanita tani (KWT) hingga ke pelosok desa. Program ini sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 2019 lalu jauh sebelum GSMP.
Baca Juga: Urutan 5 Pengguna Haki Raja Terkuat di One Piece
“Kini program ini sangat sinergi dengan program GSMP dari Pemprov Sumsel. Tentunya ini sangat berdampak positif,” katanya.
Para KWT yang mendapatkan pendampingan Badan Ketahanan Pangan Muba, serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Muba hasilnya sangat positif, bahkan beberapa sangat mendorong perekonomian bagi beberapa kelompok.
“Kami berterima kasih kepada Pemprov Sumsel atas reward yang diberikan. Kami juga akan terus berinovasi dalam menjaga ketahanan pangan,” pungkasnya.

