Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Perkuat Pertanian Berkelanjutan, CTSS IPB dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Internasional Lewat Kopi dan Kakao
Regional

Perkuat Pertanian Berkelanjutan, CTSS IPB dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Internasional Lewat Kopi dan Kakao

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda17/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Para peserta saat mengunjungi kebun kakao. Foto : Dok IPB
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Center for Transdisciplinary and Sustainability Sciences (CTSS) IPB University bersama Kementerian Luar Negeri RI menyelenggarakan program “Capacity Building for Like-Minded Countries: Sustainable Coffee and Cacao.” Salah satu kegiatan dalam program ini adalah kunjungan ke kebun kakao di Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, dan kebun kopi di Talang Padang, Tanggamus, Provinsi Lampung.

Kunjungan ini bertujuan mengenalkan sistem agroforestri serta pengelolaan pertanian berkelanjutan yang diterapkan oleh petani lokal. Delegasi diajak mengunjungi kebun kakao yang dikelola oleh mitra binaan PT Olam Food Ingredients (OFI) Indonesia. Dalam sambutannya, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengungkapkan rasa bangganya atas dipilihnya Lampung Timur sebagai lokasi kunjungan. Ia berharap kegiatan ini dapat membuka peluang kerja sama dan investasi yang lebih luas di masa depan.

Imam Suharto, Head of Cocoa Sustainability Olam Indonesia, menjelaskan bahwa para peserta diperkenalkan pada konsep agroforestri, teknik interkroping, serta metode sambung pucuk dan sambung samping pada tanaman kakao.

“Kami juga mengajak peserta untuk menanam kakao di kebun petani. Harapannya, kegiatan ini memberikan kesan positif tentang potensi perkebunan kakao Indonesia, khususnya di Lampung Timur,” ujarnya.

Delegasi juga mengunjungi kebun kopi di Talang Padang, Tanggamus, di mana salah satu petani, Edison, berbagi pengalamannya menerapkan pendekatan ramah lingkungan dalam budidaya kopi.

“Sudah lebih dari 10 tahun saya tidak menggunakan bahan kimia. Kami juga mengembangkan interkroping dengan tanaman seperti lada, gamal, pala, dan cengkeh,” jelasnya.

Kunjungan dilanjutkan ke Koperasi Usaha Bersama (KUB) Bintang Jaya, yang menjadi pemasok kopi untuk PT Nestlé Indonesia. Koperasi ini membawahi lebih dari 4.000 petani dari 193 kelompok tani. Delegasi belajar tentang proses pengumpulan dan penilaian kualitas biji kopi, serta sistem sertifikasi untuk menjamin keberlanjutan produk.

Program ini diakhiri dengan panen kopi di kebun Edufarm milik PT Nestlé Indonesia. Salah satu delegasi dari Pantai Gading, Yao Kouman Adingra, berbagi kesannya.

“Memetik kopi mengingatkan saya pada masa kecil ketika membantu orang tua di kebun. Saya berharap petani di negara kita semakin sejahtera, karena pekerjaan ini sangat menantang,” katanya.

Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri Kemensetneg, Noviyanti, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan tentang pertanian berkelanjutan, tetapi juga memperkuat jejaring internasional dan membuka peluang kerja sama global di sektor pertanian rakyat.

“Kami berharap program ini menjadi wadah untuk bertukar pengalaman dalam mengelola kopi dan kakao secara berkelanjutan,” tutupnya.[THQ]

IPB Kakao Kemenlu Kopi Pertanian
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRapat Paripurna Istimewa HUT ke-1342 Kota Palembang, Gubernur Sumsel Berikan Dukungan Infrastruktur
Next Article Polrestabes Palembang Musnahkan 4,3 Kg Sabu dan 2.472 Butir Ekstasi, Tiga Tersangka Terancam Hukuman Mati

Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,871 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?