Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Pernyataan Kontroversial Toha Dilaporkan ke Bawaslu, Singgung Pahri dan Dodi Reza, Sebut Masyarakat Salah Pilih
Indeks

Pernyataan Kontroversial Toha Dilaporkan ke Bawaslu, Singgung Pahri dan Dodi Reza, Sebut Masyarakat Salah Pilih

alwiBy alwi09/10/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Calon Bupati Muba nomor urut 2, Toha Tohet. (Istimewa/Net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pasangan calon Bupati Musi Banyuasin nomor urut 2, Toha Tohet, kembali menjadi sorotan publik setelah diduga melakukan kampanye hitam (black campaign) yang viral di media sosial.

Dalam video yang tersebar luas, Toha menyampaikan pernyataan kontroversial yang dianggap menyudutkan pasangan calon nomor urut 1, Lucianty dan Syafaruddin. Toha secara langsung juga menyebut nama almarhum Pahri Azhari dan Dodi Reza Alex, mantan Bupati Musi Banyuasin, yang disebut Toha sebagai akibat dari “pilihan salah” masyarakat Muba.

Baca juga :   Paslon Toha-Rohman Dilaporkan ke Bawaslu Sumsel, Diduga Lakukan Politik Uang di Dua Lokasi Kampanye

Pernyataan ini memicu kekhawatiran publik mengenai kemampuannya memimpin, juga tendensi untuk memecah belah. Sehingga Tim Advokasi Hukum pasangan Lucianty-Syafaruddin, Nuri Hartoyo langsung mengambil tindakan dengan melaporkan dugaan kampanye hitam ini ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Muba pada Senin (7/10).

“Anak-anak dari calon bupati juga merasa tersakiti dengan penyebutan nama almarhum (Pahri Azhari) secara tidak pantas, apalagi almarhum sudah banyak berbuat untuk Muba,” tegas Nuri Hartoyo. Apalagi Pernyataan ini dinilai sebagai upaya untuk menjatuhkan kredibilitas pasangan calon Lucianty-Syafaruddin, serta mempengaruhi masyarakat.

“Kami berharap Bawaslu menindaklanjuti laporan kami ini sesuai aturan yang berlaku, karena ini patut diduga sebagai kampanye hitam yang merugikan pihak kami,” tambah Hartoyo.

Baca juga :   Mengenal Sejarah Kabupaten OKI yang Berkaitan dengan Ogan Ilir

Pernyataan-pernyataan Toha dalam kampanye, selama ini memang kerap membingungkan masyarakat, ketimbang memberikan visi yang kuat untuk masa depan Muba. Seperti yang nampak dalam salah satu video yang viral, Toha menyatakan, “Nak rubuh nak hancur, yang penting wong Muba.”

Pernyataan ini, dianggap tidak memiliki tendensi untuk membangun atau memperbaiki kondisi Muba. Pernyataan inipun menambah bukti bahwa Toha tidak memiliki komitmen yang jelas untuk membawa perubahan positif bagi Muba. Minimnya visi dan program kerja yang jelas juga memperlihatkan bahwa Toha belum siap untuk mengemban tugas sebagai pemimpin daerah.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Musi Banyuasin melalui Akmal dari Divisi Pelanggaran-Pelanggaran membenarkan adanya laporan dari Tim Advokasi Lucianty-Syafaruddin.

Baca juga :   Menteri Koperasi Pastikan Hadir di Peresmian Pabrik CPO KUD Sejahtera Muba, Presiden Dijadwalkan Ikut Meresmikan

“Laporan sudah kami terima, dan saat ini kami sedang dalam tahap kajian. Setelah pleno dalam tiga hari mendatang, barulah kami akan memberikan informasi lebih lanjut kepada pelapor,” ujar Akmal.

Terpisah, salah satu masyarakat Sekayu, Candra menegaskan apa yang telah dilakukan paslon Cabup Muba Toha tidak mendidik dan mencerdaskan dalam politik. “Sangat tak pantas, Bawaslu harus ada tindakan tegas agar Pilkada di Muba tidak berpotensi konflik,” pungkasnya. (ril)

Bawaslu Muba Dodi Reza Alex Lucianty Pilkada Muba 2024 Toha Tohet
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLucianty, Calon Bupati Perempuan Pertama Muba: Mengutamakan Pengabdian dan Keadilan Sosial
Next Article Ratu Dewa dan Prima Salam Tandatangani Fakta Integritas Kebudayaan
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,723 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?