RELUNG.ID – Sriwijaya FC (SFC), klub kebanggaan Sumatra Selatan (Sumsel), menghadapi tantangan besar dalam mencari sponsor untuk berlaga di Liga 2 musim 2025/2026. Munculnya Sumsel United, klub baru yang dipimpin Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, disebut-sebut menjadi salah satu alasan persaingan sponsor di wilayah ini semakin ketat.
Sumsel United resmi diperkenalkan pada 14 Juni 2025, dengan Gubernur Sumsel Herman Deru duduk sebagai pembina klub. Meski menyambut baik kehadiran Sumsel United, pihak Sriwijaya FC berharap dukungan sponsor dapat dibagi secara merata agar kedua klub dapat berjalan bersama tanpa saling menimbulkan kerugian.
“Sriwijaya FC mendukung Sumsel United di Liga 2 musim ini. Namun, kami berharap pejabat daerah dapat bersikap adil dalam membuka peluang sponsor. Jangan sampai semua sponsor terserap ke satu klub, sehingga menimbulkan stigma negatif di masyarakat,” ujar Muhammad Moeslim, Media Officer Sriwijaya FC, Jumat (20/6/2025).
Sriwijaya FC sendiri tetap berkomitmen menunjukkan eksistensinya sebagai klub senior di Sumsel. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan talenta muda melalui program Elite Pro Academy (EPA) U20. Klub ini telah mengenalkan lima pemain muda potensial, beberapa di antaranya pernah membela Timnas Garuda Muda.
Pemain-pemain tersebut adalah Rendy Juliansyah, Sutan Diego Zico, Indra Mustafa, Ibnu Yazid, dan Eros Dermawan. Fokus pada regenerasi pemain menjadi strategi utama Sriwijaya FC musim ini, dengan tujuan memperkuat fondasi klub untuk masa depan.
“Regenerasi pemain menjadi prioritas kami. Selain mendatangkan pemain muda berbakat, kami juga mengutamakan talenta hasil seleksi EPA Sriwijaya FC U20,” tambah pelatih SFC, Achmad Zulkifli.[THQ]

