RELUNG.ID – Pemuda kota Pagar Alam akan membawa isu Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan teh gunung ke forum Youth City Changers (YCC) di agenda Asosiasi Pemerintah Kota (APEKSI) tingkat nasional.
YCC ini rencananya akan di laksanakan di kota Medan Sumatera Selatan pada bulan Juni mendatang.
Salah seorang peserta YCC,Bima (22) mahasiswa Lembah Dempo mengatakan isu HGU peekebunan teh gunung Dempo akan jadi materi Fokus Grup Discusion (FGD) yang mereka bawa di di forum YCC kota Medan mendatang beesama peserta YCC dari kota lain.
“Kami di minta untuk masing masing kota membawa isu central yang kini hangat jadi pembicaraan di masyarakat di antara soal HGU kebun teh gunung Dempo beserta permasalahan serta potensi pemyelesaiannya,” katanya, Senin (18/5/2026)
Senada Leo (22) mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Tinggian (STIKP) kota Pagar Alam yang ikut seleksi YCC tingkat kofa mengatakan persoalan HGU kebun teh jadi pehatian serius generasi muda.
Pasalnya kata dia generasi muda Pagar Alam baru mengetahui bahwa ada permasalahan di dalam HGU itu sendiri yang di nilai satu sisi merugikan daerah sehingga perlu di carikan solusinya dari pemikiran generasi muda.
“HGU perkebunan teh gunung Dempo dari informasi yang kami dapat ternyata menyimpan persoalan dan isu akan akan kami bawa ke FDD YCC mendatang di Apeksi Medan,” ujarnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Nopran Hadiwijaya mengungkapkan sejak dua tahun lalu forum Youth City Changer (YCC) menjadi agenda tetap kegiatan Apeksi.
Di forum YCC ini kata dia setiap kota peserta Apeksi mengirimkan dua perwakilan generasi muda membawa berbagai isu daeeah masing masing untuk di diskusikan untuk bersama sama mencari potensi penyelesaian masalah.
“Kami seleksi pemuda pemudi yang benar benar memahami isu dan pernasalahan di kota Pagar Alam dan mereka kami minta untuk mendiskusikan isu yang mereka nilai crusial di kota Pagar Alam mulai isu lingkungan,ketenaga kerjaan,hingga isu sosial dan mereka juga di tuntut untuk bisa mencarikan solusi permasalahan dari sisi pemikiran dan ide generasi muda,” tutupnya. (TFK)

