RELUNG.ID — Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik Wilayah Sumatra Bagian Selatan dan Bangka Belitung (Perum Bulog Sumsel Babel) menyambut baik wacana pusat yang ingin kembali memproduksi beras saset dengan ukuran 200 gram.
Produk beras saset sebelumnya diluncurkan oleh Bulog pada tahun 2018 untuk menyasar kalangan menengah ke bawah, dengan target produk terjual hingga pelosok Tanah Air.
Menurut Kepala Bulog Sumsel Babel, Mohammad Alexander, rencana peluncuran kembali beras saset bisa menjadi program positif agar masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan beras berkualitas dengan porsi minim yang menyasar segmen tertentu.
“Beras saset Bulog dengan porsi kecil direncanakan akan dijual dengan harga mulai dari Rp2.500. Alexander menyatakan bahwa Bulog Sumsel Babel masih memiliki mesin pengemasan di gudang, sehingga mereka siap untuk memproduksi beras saset jika ada instruksi untuk melakukannya, “kata dia, Jumat (1/3).
Pada peluncuran awal beras saset Bulog pada tahun 2018, animo masyarakat secara umum diterima dengan baik. Namun, karena proses produksi tidak berlanjut dan tanpa kontinuitas, produk tersebut akhirnya berhenti beredar.
“Bulog berharap agar ke depannya pemerintah dapat mendukung program-program unggulan pengadaan beras lokal, serta produksi beras kualitas baik dari petani daerah untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Mereka juga berharap ada peningkatan produksi gabah lokal untuk mendukung program tersebut “kata dia. [RG]

