RELUNG.ID – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memberikan penegasan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel agar lebih fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan, gaji yang diterima ASN berasal dari rakyat, sehingga setiap pekerjaan harus berdampak langsung bagi kemajuan daerah.
Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat memberikan pengarahan kepada jajaran pejabat eselon Pemprov Sumsel di Griya Agung, Selasa (8/4/2025), pada hari pertama masuk kerja pasca libur dan cuti bersama Idul Fitri 1446 Hijriah.
“Dari 10 juta penduduk Sumsel, hanya 20 ribu yang berstatus ASN. Maka dari itu, catat baik-baik, tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat itu besar. Gaji yang kita terima setiap bulan berasal dari rakyat Sumatera Selatan,” tegasnya.
Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengoptimalkan program kerja sesuai dengan tupoksi masing-masing. Menurutnya, program-program yang terbukti bermanfaat bagi masyarakat harus terus diperkuat, bukan sekadar mengejar penghargaan.
“Optimalisasikan semua program dan layanan yang memang bisa diterima masyarakat. Jangan hanya bangga dengan penghargaan, tapi lihat apa yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Gubernur juga menginstruksikan agar setiap OPD melakukan inventarisasi terhadap program unggulan, termasuk inovasi yang pernah diikutsertakan dalam ajang Innovative Government Award (IGA). Ia berharap, produk dari setiap OPD benar-benar mencerminkan keahlian dan kebutuhan rakyat.
“Saya ingin tahu, dari sekian banyak program, mana yang bisa diteruskan, mana yang bisa ditonjolkan? Itu produk dari keahlian OPD masing-masing,” imbuhnya.
Kepada Wakil Gubernur Cik Ujang dan Sekda Edward Candra, Herman Deru meminta agar keduanya melakukan pengawasan dan evaluasi rutin terhadap kinerja dan hasil program dari setiap OPD.
“Tolong Pak Wagub dan Pak Sekda awasi terus, lihat apa saja produk yang dihasilkan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Cik Ujang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM ASN, baik melalui pendidikan maupun pelatihan.
Ia juga menyoroti pentingnya percepatan infrastruktur seperti Pelabuhan Tanjung Carat dan jalan tol, terutama ruas Muara Enim–Lahat, untuk menunjang kemajuan daerah.
Sekda Edward Candra dalam laporannya menyampaikan jumlah ASN Pemprov Sumsel saat ini sebanyak 26.409 orang, terdiri dari 12.599 PNS dan 8.095 PPPK. Ia juga merinci kondisi pengisian jabatan struktural, di mana masih terdapat sejumlah posisi yang lowong di eselon 2, 3, dan 4. (DSK)

