RELUNG.ID – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberikan pesan khusus kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Sumarni, agar segera mengambil kendali pemerintahan dan memastikan seluruh pelayanan publik tetap berjalan normal pasca penangkapan Bupati Muara Enim Edison oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam masa transisi kepemimpinan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa stabilitas pemerintahan daerah harus menjadi prioritas utama. Ia meminta Sumarni lebih banyak berada di Muara Enim dan memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Perbanyak turun ke lapangan, temui masyarakat, dengarkan kebutuhan mereka. Jangan banyak meninggalkan daerah, fokus saja menjalankan tugas di Muara Enim,” kata Herman Deru usai menyerahkan surat penunjukan Plt Bupati Muara Enim, Rabu (10/6/2026).
Menurut Deru, kehadiran kepala daerah di tengah masyarakat sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif di tengah situasi yang sedang menjadi perhatian masyarakat.
Ia menilai berbagai agenda di luar daerah yang tidak bersifat mendesak dapat didelegasikan kepada pejabat terkait, sehingga Plt Bupati dapat lebih berkonsentrasi mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan.
“Kalau ada undangan atau kegiatan di luar daerah yang bisa diwakilkan, serahkan saja kepada jajaran. Yang penting pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.
Deru juga menegaskan bahwa kasus hukum yang menjerat kepala daerah tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pembangunan. Seluruh program yang telah direncanakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 harus tetap berjalan sesuai target.
“Tidak ada alasan untuk menghentikan pembangunan. Semua program harus tetap berjalan sesuai visi dan misi daerah yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Selain pelayanan publik, Gubernur Sumsel juga menyoroti sejumlah proyek strategis yang saat ini tengah berjalan di Kabupaten Muara Enim. Salah satunya pembangunan empat flyover yang menjadi bagian penting dalam peningkatan konektivitas transportasi dan mendukung kelancaran operasional kereta api di wilayah tersebut.
Menurut Deru, proyek tersebut harus terus dikawal agar dapat selesai sesuai jadwal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Empat flyover itu merupakan proyek strategis yang harus terus berjalan. Targetnya bisa dimanfaatkan pada 2027 dan prosesnya saat ini masih berlangsung,” jelasnya.
Lebih lanjut, Herman Deru meminta Sumarni segera mengonsolidasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan kelompok tertentu.
Ia berharap tidak ada polarisasi maupun sekat-sekat politik yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan pasca perubahan kepemimpinan di Muara Enim.
“Saat ini yang dibutuhkan adalah kebersamaan. Semua pihak harus bersatu untuk memastikan Muara Enim tetap maju dan pembangunan berjalan sesuai rencana,” katanya.[THQ]

