RELUNG.ID – Ajang kompetisi Ruangguru Clash of Champions (COC) Season 3 menjadi sorotan setelah salah satu pesertanya, Ghaza Muhammad Al Ghifari, didiskualifikasi menyusul mencuatnya dugaan keterlibatan dalam kasus pelecehan seksual.
Kasus tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah akun X @cinnamonaww mengunggah narasi yang menyebut Ghaza diduga melakukan perekaman terhadap mahasiswi saat menjalani kegiatan praktik kerja lapangan (PKL).
Unggahan tersebut juga memuat percakapan dengan seseorang yang mengaku merupakan mahasiswa di kampus yang sama dengan Ghaza.
“Iya kak, kami satu kampus. Sudah banyak yang komentar, tapi memang dihapus terus,” tulis akun tersebut.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa Ghaza diduga merekam rekan satu tim PKL saat mandi dan kasus tersebut belakangan diketahui oleh pihak lain. Akun tersebut juga mengklaim Ghaza telah dinonaktifkan atau dikenai sanksi oleh pihak kampus.
Namun, hingga berita ini ditulis belum ada pernyataan resmi dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) yang mengonfirmasi dugaan tersebut maupun status akademik Ghaza.
Menanggapi polemik yang berkembang, pihak Ruangguru mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun Ruangguru Clash of Champions.
Dalam keterangannya, Ruangguru menyatakan telah melakukan proses verifikasi dan klarifikasi setelah menerima informasi mengenai salah satu peserta program tersebut.
“Ruangguru telah menerima informasi terkait salah satu peserta Ruangguru Clash of Champions dan melakukan proses verifikasi serta klarifikasi secara langsung dengan pihak terkait,” tulis Ruangguru dalam pernyataan resminya.
Berdasarkan hasil verifikasi, Ruangguru menyebut menemukan adanya informasi material yang tidak diungkapkan peserta selama proses seleksi.
“Berdasarkan proses tersebut, Ruangguru menemukan adanya informasi material terkait pelanggaran yang tidak disampaikan selama proses seleksi dan administrasi peserta, serta adanya keterangan yang tidak sesuai dalam proses klarifikasi,” lanjut pernyataan tersebut.
Atas dasar itu, Ruangguru memutuskan mencabut status Ghaza sebagai peserta Clash of Champions Season 3.
Perusahaan juga menyatakan Ghaza tidak lagi berhak mengikuti seluruh kegiatan yang berkaitan dengan program tersebut, termasuk promosi, publikasi, acara, maupun aktivitas resmi lainnya.
Ghaza Muhammad Al Ghifari merupakan taruna Jurusan Transportasi Darat di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) angkatan 2023.
Lulusan SMA Negeri 1 Sooko, Mojokerto, itu juga dikenal memiliki sejumlah prestasi di bidang akademik dan olahraga.
Ia pernah meraih medali perunggu nomor 200 meter bifins kategori KU-C pada Kejuaraan Nasional Finswimming 2019 serta menjabat sebagai anggota Komisi II Bidang Olahraga dan Seni Dewan Musyawarah Taruna PTDI-STTD periode 2024/2025.
Sebelum didiskualifikasi, Ghaza menjadi salah satu peserta Clash of Champions Season 3, program kompetisi edukasi Ruangguru yang mempertemukan mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun luar negeri.
Hingga berita ini diterbitkan, Ghaza Muhammad Al Ghifari belum memberikan tanggapan atau pernyataan resmi terkait tudingan yang beredar maupun keputusan Ruangguru mendiskualifikasinya dari ajang Clash of Champions Season 3.[YKP]

