RELUNG.ID – FIFA resmi membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20
Keputusan tersebut diumumkan FIFA usai pertemuan dengan PSSI, Rabu (29/3).
“Keputusan FIFA ini tidak bisa ditolak,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Rabu (29/3).
Baca Juga: 5 Fakta Noelle Black CLover, Nomor 4 Suka Drama!
Dia mengatakan, sudah berjuang semaksimal mungkin saat bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino di Doha, Qatar, untuk memperjuangkan agar penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tetap berjalan di tanah air.
Namun, posisi Indonesia merupakan salah satu anggota, sehingga harus tunduk pada kewenangan dan keputusan yang diberikan FIFA yang membatalkan ajang sepakbola nomor dua bergengsi itu di Indonesia.
“Saya sudah berjuang maksimal, dan telah menyampaikan surat dari Presiden Jokowi serta berbicara panjang dengan presiden FIFA. Tapi, kita harus menerima keputusan FIFA,” terangnya.
Keputusan ini merupakan kewenangan FIFA sebagai lembaga tertinggi sepakbola dunia dengan 211 anggota dari berbagai belahan dunia. Sehingga, tentunya tidak bisa ditolak lagi. Indonesia tentunya harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, meskipun sudah berbagai cara menyampaikan segala hal kepada Presiden FIFA.
Baca Juga: Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Indonesia Siap-siap Disanksi FIFA
“Apa yang dititipkan Presiden, pecinta sepakbola, anak-anak timnas U-20, dan juga suporter setia sepakbola, semua sudah disampaikan, tapi FIFA menilai situasi saat ini tidak bisa dilanjutkan penyelenggaraannya, maka kita harus tunduk,” ujarnya
Dia pun mengimbau untuk mengambil hikmah dari prahara berat bagi sepakbola nasional ini. Serta, Indonesia harus membuktikan kepada FIFA untuk bekerja lebih keras demi transformasi sepakbola menuju sepakbola bersih dan berprestasi.
“Kita harus tegar. Saya minta semua pecinta sepakbola tetap berkepala tegak atas keputusan berat FIFA ini,” pungkasnya.

