RELUNG.ID – Startup Korea Selatan, FuriosaAI berhasil menarik perhatian sejumlah perusahaan teknologi besar. Salah satunya Meta Platform.
Perusahaan Mark Zuckerberg ini bakal menawarkan 800 juta Dolar AS atau sekitar Rp13,2 triliun untuk mengambil alih atau akuisisi startup chip FuriosaAI ini.
Meski ditawari dengan angka fantastis, FuriosaAI menolak tawaran tersebut dan lebih memilih untuk mengembangkan bisnis dijalur independen.
Dikutip dari Bloomberg, FuriosaAI ini berkantor pusat di Seoul sejak awal tahun ini. Perusahaan ini dipimpin June Paik, yang sebelumnya bekerja di Samsung Electronics dan Advanced Micro Devices.
Perusahaan ini mengembangkan semikonduktor untuk layanan atau inferensi AI.
Prosesor generasi kedua perusahaan berusia delapan tahun ini, RNGD (Renegade), dirancang untuk menantang produk dari pemimpin industri Nvidia serta perusahaan rintisan lainnya seperti Groq, SambaNova Systems dan Cerebras Systems.
Meta telah berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur kecerdasan buatan, berusaha untuk bersaing lebih baik dalam persaingan yang bergerak cepat melawan perusahaan seperti OpenAI dan Google serta perusahaan baru seperti DeepSeek yang berbasis di Hangzhou.
Pada pertengahan Januari, Kepala Eksekutif Mark Zuckerberg mengatakan bahwa Meta akan menghabiskan sebanyak 65 miliar Dolar AS tahun ini, termasuk pengeluaran untuk membangun pusat data yang besar dan memperluas tenaga kerja AI-nya.
Hingga saat ini, FuriosaAI maupun Meta masih enggan berkomentar terkait kabar batalnya akuisisi. (LWM)

